PAGAR LAPIS
Penyuluhan Agama pada Warha Lapas yang Terintegrasi
PAGAR LAPIS lahir berdasarkan kondisi nyata di lapas, mendorong para penyuluh untuk menghadirkan inovasi dalam pembinaan agama Islam dengan pendekatan bernuansa pondok pesantren.
TARGET BIMBINGAN DAN PENYULUHAN DI LAPAS
- Peningkatan pengetahuan dan pengalaman keagamaan
- Pembentukan karakter (Character Building) melalui pembiasaan
- Peningkatan keterampilan (Live Skill)
Inovasi yang kami lakukan
Melakukan integrasi antara para pejabat LAPAS, Pejabat Kemenag, Penyuluh Agama, Kelompok masyarakat dan Warga binaan
- Mengadopsi Pengajaran ala Pesantren
Kurikulum yang diberikan berbasis pesantren dan merubah sel-sel binaan menjadi lingkungan yang menyerupai kamar pesantren
Kondisi Sebelum dan Sesudah Pelaksanaan
Before
- Suasana lembaga pemasyarakatan terkesan keras, tidak tertib dan tidak religius
- Kegiatan keagamaan tidak terkoordinir (mengaji sendiri-sendiri di masjid atau mencari guru teman sebayanya)
- Bagi narapida dewasa dan lansia malu belajar mengaji
- Tidak ada kelompok diskusi atau konsultasi tentang persoalan keagamaan
After
- Suasana lembaga pemasyarakatan LAPAS Kelas 2A Jember menjadi lebih religius, harmonis dan tertib
- Kegiatan keagamaan terjadwal dan terpusat di masjid
- Terbentuk kelompok RBQ (Rumah Belajar al Qur’an) khusus untuk narapidana dewasa dan lansia, sehingga mereka dengan metode khusus bisa membaca Al Quran dalam 3 bulan
- Dalam kelompok pengajaran tauhid dan fiqih terdapat dialog dan konsultasi permasalahan fiqih dan kegundahan hati / rohani bagi narapidana