
Jember (Humas) --- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Jember. Dari total 6.657 peserta ujian kelas XII Madrasah Aliyah (MA) se-Jember, sebanyak 243 siswa berhasil lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Capaian ini setara dengan tingkat keberhasilan sebesar 3,65 persen.
Meski secara persentase terlihat kecil, angka tersebut justru mencerminkan ketatnya persaingan dalam SNBP—jalur seleksi masuk PTN yang menitikberatkan pada nilai rapor serta prestasi akademik dan non-akademik selama masa studi. Tanpa melalui ujian tertulis, jalur ini menjadi ruang kompetisi bagi siswa berprestasi dari seluruh Indonesia, termasuk dari madrasah. Dalam konteks ini, madrasah di Jember berhasil menunjukkan kualitasnya.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa ratusan siswa madrasah mampu bersaing dan meraih kursi di berbagai PTN melalui jalur prestasi. Para siswa tersebut berasal dari berbagai MA, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Dari total 243 siswa yang lolos, sebanyak 154 siswa berasal dari tiga Madrasah Aliyah Negeri (MAN), sementara 89 siswa lainnya berasal dari MA swasta. Kepala MAS An-Nur Rambipuji, Shidiq, mengungkapkan bahwa relatif lebih sedikitnya jumlah siswa MA swasta yang mengikuti SNBP dipengaruhi oleh kebijakan sebagian lembaga yang berada di bawah naungan pondok pesantren. “Banyak santri yang setelah lulus MA diarahkan untuk mengabdi di pondok pesantren,” ujarnya.
Di antara madrasah negeri, MAN 1 Jember mencatatkan capaian tertinggi dengan meloloskan 83 siswa ke PTN. Disusul oleh MAN 2 Jember sebanyak 46 siswa, serta MAN 3 Jember dengan 25 siswa. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa madrasah negeri di Jember terus menunjukkan performa yang konsisten dalam mendorong prestasi siswa.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Jember, Moh. Nurhuda, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. “Capaian ini adalah buah dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam membimbing dan mendampingi proses belajar. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Keberhasilan 243 siswa MA Jember dalam SNBP 2026 ini diharapkan menjadi tolok ukur sekaligus penyemangat bagi seluruh pelajar madrasah. Hal ini juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan berbasis madrasah dan pesantren terus berkembang, serta mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional.