Perkuat Nilai dan Etika ASN, 40 PPPK Kemenag Jember Ikuti Orientasi, Santoso Tekankan Pentingnya Ekoteologi — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 21 Oktober 2026

Perkuat Nilai dan Etika ASN, 40 PPPK Kemenag Jember Ikuti Orientasi, Santoso Tekankan Pentingnya Ekoteologi

 

Jember (Humas) --- Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II dan paruh waktu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember mengikuti Orientasi PPPK Penguatan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah Angkatan X. Kegiatan yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya tersebut berlangsung di MAN 2 Jember, Rabu (21/10/2026).

Orientasi yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Kamis (22/10/2026), ini bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dasar ASN, khususnya moderasi beragama dan ekoteologi, sebagai bagian dari upaya membangun aparatur Kementerian Agama yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Panitia pelaksana kegiatan, Wadi Rahmoko, dalam laporannya menyampaikan bahwa orientasi ini diikuti 40 peserta dari berbagai jabatan, meliputi Operator Layanan Operasional, Penata Layanan Operasional, Pengadministrasi Perkantoran, Pengelola Umum Operasional, dan Penyuluh Agama Ahli Pertama.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan alokasi 12 jam pelajaran (JP) dan menghadirkan narasumber dari unsur BDK Surabaya, pimpinan Kemenag Jember, serta pejabat Kementerian Agama.

Materi orientasi mencakup kebijakan strategis Kementerian Agama tentang pengarusutamaan moderasi beragama dan ekoteologi, peta jalan moderasi beragama dan ekoteologi, implementasi nilai dan etika moderasi beragama bagi ASN, serta aktualisasi nilai-nilai ekoteologi dalam pelaksanaan tugas.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa orientasi bukan sekadar tahapan pembelajaran yang harus diikuti PPPK, melainkan momentum untuk membangun karakter, integritas, dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Menurutnya, ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab yang lebih luas, tidak hanya menjalankan tugas administratif dan memberikan pelayanan publik, tetapi juga menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Selain membuka kegiatan, Santoso juga menjadi narasumber dengan menyampaikan materi “Arah Kebijakan Penguatan Ekoteologi Kementerian Agama.”

Dalam paparannya, Santoso menggarisbawahi pentingnya menghadirkan nilai-nilai agama dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Ekoteologi menempatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Penguatan ekoteologi, menurutnya, tidak cukup berhenti pada pemahaman konsep, tetapi perlu diterjemahkan menjadi kebiasaan dan budaya kerja ASN. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan kerja, menghemat penggunaan energi dan air, mengurangi sampah plastik, hingga membangun perilaku ramah lingkungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa menjaga kelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang juga melekat pada setiap ASN Kementerian Agama.

Santoso berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga kehadiran ASN tidak hanya memberikan pelayanan yang berkualitas, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan ini turut menghadirkan Mohammad Anung Edy Nugroho, S.E., M.S.M., Widyaiswara Ahli Muda BDK Surabaya, serta Prof. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan, sebagai narasumber.

Melalui orientasi ini, diharapkan para PPPK Kemenag Jember semakin siap menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi nilai dan etika ASN, mengedepankan moderasi beragama, serta mengaktualisasikan semangat ekoteologi dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)