Harlah ke-6 Kampung Tilawah Jember, Kakanwil Kemenag Jatim Dorong Al-Qur’an Hidup dalam Kehidupan Masyarakat — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 17 Oktober 2026

Harlah ke-6 Kampung Tilawah Jember, Kakanwil Kemenag Jatim Dorong Al-Qur’an Hidup dalam Kehidupan Masyarakat

 

Jember (Humas) --- Enam tahun perjalanan Kampung Tilawah di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pembinaan Al-Qur’an yang tumbuh dari masyarakat. Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-6 Kampung Tilawah, Jumat (16/10/2026), tidak hanya menjadi ajang syukur atas perjalanan lembaga, tetapi juga menegaskan pentingnya menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Krajan, Desa Sempolan, tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., Pembina Kampung Tilawah sekaligus Kepala Kankemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, S.Ag., serta Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menekankan bahwa keberadaan Kampung Tilawah memiliki makna lebih luas daripada sekadar tempat belajar membaca Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an harus menjadi bagian yang hidup dan menyatu dengan keseharian masyarakat.

“Kampung tanpa Al-Qur’an seperti jasad tanpa ruh,” tegasnya.

Melalui pesan tersebut, Sruji Bahtiar berharap Kampung Tilawah mampu terus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, bukan hanya melalui kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga melalui penghayatan serta pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Jember, Santoso, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap perjalanan Kampung Tilawah yang telah memasuki usia enam tahun. Baginya, keberhasilan pembinaan tidak hanya terlihat dari keberlangsungan kegiatan, tetapi juga dari perkembangan para alumninya yang mampu menorehkan prestasi di tempat lain.

 

Santoso menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat jangka panjang. Kehadiran Kampung Tilawah sekaligus memperlihatkan besarnya potensi masyarakat dalam membangun lingkungan pendidikan keagamaan yang berkelanjutan.

Semangat tersebut juga sejalan dengan komitmen Kankemenag Kabupaten Jember melalui program GERBANG CINTA-QU, yang diarahkan untuk memperluas pembinaan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Santoso berharap gerakan yang telah berkembang di Kampung Tilawah dapat menjadi inspirasi bagi penguatan program serupa di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

Di sisi lain, Pembina Kampung Tilawah, Didik Kurniawan, mendorong agar keberhasilan pembinaan di Kampung Tilawah dapat menginspirasi Kantor Urusan Agama (KUA) dalam mengembangkan kegiatan pembinaan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.

Didik berharap setiap KUA memiliki kelompok atau komunitas binaan yang dapat didampingi secara berkelanjutan. Dengan demikian, peran KUA tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga semakin kuat sebagai pusat pemberdayaan dan pembinaan kehidupan beragama di tingkat kecamatan.

Peringatan Harlah ke-6 Kampung Tilawah diselenggarakan selama dua hari, 16–17 Oktober 2026, dengan sejumlah agenda yang melibatkan santri dan masyarakat. Rangkaian kegiatan meliputi perlombaan, prosesi wisuda dan penampilan santri, kirab santri, serta pengajian umum.

Memasuki usia keenam, Kampung Tilawah diharapkan terus berkembang sebagai ruang pembelajaran Al-Qur’an yang terbuka bagi masyarakat sekaligus menjadi contoh pembinaan keagamaan berbasis komunitas. Sinergi antara pengelola Kampung Tilawah, masyarakat, dan jajaran Kementerian Agama menjadi modal penting untuk memperluas manfaat gerakan tersebut hingga menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Jember.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)