
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember mengikuti Penilaian Desk Evaluasi (Wawancara) Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Tim Penilai Nasional (TPN) KemenPAN-RB RI pada Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, diikuti oleh Tim Kerja Zona Integritas Kemenag Jember dan sejumlah undangan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar yang mengikuti secara daring, Kasubsi Bikmemaswat Lapas Kelas IIA Jember, Bambang Heryanto, dua orang alumni Lapas Kelas IIA Jember, serta perwakilan Kepala KUA dan Kepala Madrasah Negeri.
Sesi wawancara diawali dengan paparan pembangunan Zona Integritas di Kemenag Jember yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd.. Paparan tersebut meliputi aspek Integritas, Layanan, Kinerja, dan berbagai inovasi unggulan, di antaranya:

Dalam pernyataannya, Santoso menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas adalah proses yang membutuhkan kesungguhan, kolaborasi, dan keberlanjutan.
“Perjalanan ini adalah buah dari sinergi dan kolaborasi. Namun, kami sadar ini bukanlah akhir. Pembangunan Zona Integritas adalah sebuah perjalanan yang tak akan pernah berhenti kami jalani. Bagi kami, membangun Zona Integritas adalah membangun kepercayaan publik. Kami, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, berkomitmen untuk terus ‘BERSINAR’, memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat dan mudah, tetapi juga menyentuh hati dan membawa perubahan,” ungkap Santoso.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen kuat, konsistensi, serta dukungan semua pihak menjadi kunci keberhasilan. Melalui inovasi, perbaikan tata kelola, penguatan integritas, dan peningkatan kualitas layanan publik, Kemenag Jember berupaya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani.
Wawancara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai pendalaman materi paparan. Sejumlah pertanyaan dari TPN difokuskan pada area inovasi, pengawasan, strategi pencapaian kinerja, implementasi reward & punishment, pengembangan kompetensi SDM, hingga pembinaan penghulu dan dampaknya.
Kegiatan ini ditutup dengan yel-yel semangat “Kemenag Jember BERSINAR!” yang menggema sebagai simbol komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan birokrasi bersih, akuntabel, dan melayani.