Kemenag Jember Ajak Publik Bicara: 40 Stakeholder Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Layanan — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 06 November 2025

Kemenag Jember Ajak Publik Bicara: 40 Stakeholder Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Layanan

Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Kamis (6/11/2025) di Aula Kantor Kemenag Jember. Kegiatan ini menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta saran dalam rangka meningkatkan kualitas kebijakan dan layanan publik Kemenag Jember.

Forum ini dihadiri oleh 40 instansi dan kelompok masyarakat dari berbagai unsur, mulai dari lembaga pemerintah, organisasi keagamaan, dunia pendidikan, hingga media. Di antaranya hadir Kantor Pertanahan Kabupaten Jember (ATR/BPN), PT Rollas Medika Jember, Sekolah Rakyat Terintegrasi Jember, RRI Jember, Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR), Sekolah Luar Biasa Negeri Jember, PT Radar Jember, PCNU Kencong dan Jember, Muhammadiyah Kabupaten Jember, Muslimat NU dan Aisyiyah Jember, FKUB, Musyawarah Antar Gereja (MAG), PDGI Jember, Gereja Santo Paulus Ambulu, WALUBI, WKRI, PHDI, MUI, Tanoker Ledhokombo, FK KBIHU, Forum Zakat, Badan Wakaf Indonesia, serta sejumlah forum guru dan lembaga pendidikan seperti IGRA, KKMI, KKMTs, KKMA, MGMP PAI, dan FKDT.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., dalam paparannya menegaskan bahwa penyusunan kebijakan di lingkungan Kemenag Jember tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berbasis data, masukan publik, dan hasil evaluasi lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap standar pelayanan yang kami tetapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, forum ini menjadi bagian penting dari proses perbaikan berkelanjutan, sesuai semangat Zona Integritas” jelasnya.

Dalam forum tersebut, Santoso juga memaparkan perkembangan layanan publik di Kemenag Jember, baik dari sisi fasilitas, akuntabilitas, maupun inklusivitas, terutama bagi kelompok rentan. Sebelum sesi utama, para peserta diajak mengikuti office tour untuk melihat secara langsung berbagai inovasi layanan di Kemenag Jember, seperti Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), berbagai ruang layanan, serta fasilitas ramah disabilitas.

Beragam apresiasi disampaikan oleh para peserta terhadap peningkatan kualitas layanan di Kemenag Jember. Salah satunya datang dari Yusfihadi, perwakilan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jember, yang menilai pelayanan di Kemenag kini semakin cepat dan responsif.

“Kami merasakan perubahan besar dalam pelayanan Kemenag Jember. Harapan kami, peningkatan ini tidak hanya terjadi antara pemerintah dan masyarakat, tapi juga memperkuat kolaborasi antar-instansi,” ungkapnya. Sementara itu, perwakilan Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR) menilai birokrasi di Kemenag Jember kini semakin terbuka dan transparan.

Selain apresiasi, para peserta juga memberikan sejumlah masukan konstruktif, mulai dari perbaikan akses informasi, penguatan sinergi lintas lembaga, hingga usulan peningkatan pendidikan dan layanan keagamaan di wilayah yang kurang terjangkau.

Sebagai penutup, kegiatan Forum Konsultasi Publik ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Jember.

Kemenag Jember menegaskan, seluruh hasil diskusi dan rekomendasi dari forum ini akan dijadikan bahan evaluasi dalam penyempurnaan Standar Pelayanan (SP) pada tahun mendatang, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat Jember.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)