
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember menggelar kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi bagi Guru PNS DPK (Dipekerjakan) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember pada hari Senin (7/7/2025). Bertempat di Aula Kantor Kemenag Jember, kegiatan ini diikuti oleh 108 Guru PNS DPK dari berbagai madrasah swasta di Jember.
Kegiatan pembinaan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas SDM guru sekaligus memperkuat peran guru PNS DPK sebagai duta Kementerian Agama dalam membangun mutu pendidikan keagamaan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Hadir langsung memberikan pembinaan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd., menyampaikan bahwa guru PNS DPK memiliki tanggung jawab ganda, yakni sebagai tenaga pendidik sekaligus sebagai perpanjangan nilai-nilai Kemenag di madrasah swasta.
“Bapak dan Ibu adalah representasi Kementerian Agama di madrasah swasta. Maka integritas, etika profesi, dan dedikasi harus menjadi karakter utama. Kita sedang membangun Zona Integritas, dan kontribusi guru PNS DPK sangat penting dalam memperkuat budaya kerja BERSINAR (Bersih melayani, Santun, Inovatif, Akuntabel, dan Ramah),” tegas Kakanwil dalam arahannya.
Pembinaan juga disampaikan oleh Ketua Tim Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Najib Kusnanto, S.Ag., M.Si., yang memberikan penguatan terkait regulasi, pembinaan karier, dan kode etik guru sebagai ASN profesional.

“Jangan berhenti belajar. Kompetensi pedagogik dan kepribadian harus selalu diasah. Dengan begitu, kita mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan sekaligus mendukung reformasi birokrasi di tubuh Kemenag,” ujar Najib Kusnanto.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. H. Santoso, S.Ag., M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa guru PNS DPK tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar Kemenag.
“Membangun Zona Integritas tidak bisa hanya dilakukan oleh struktural. Peran fungsional, termasuk guru PNS DPK, sangat krusial untuk membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kita,” jelas Santoso.

Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Moh. Nurhuda, S.Ag., M.Pd.I., serta Analis SDM Aparatur, Rudi Winarto, S.E., M.M., yang mendukung penuh penguatan kapasitas guru sebagai bagian dari transformasi layanan pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat para guru PNS DPK untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengokohkan etos kerja, serta bersinergi dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama, termasuk suksesnya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Kantor Kemenag Jember.