
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar kegiatan Pembinaan dan Rapat Koordinasi bagi Petugas Haji Daerah (PHD), Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), dan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Tahun 1446 H/2025 M. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (1/5/2025) bertempat di Hall Hotel 88 Jember.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., yang hadir bersama Kepala Seksi PHU, Nur Sholeh, M.Pd.I, serta dihadiri Kabag Kesra Pemkab Jember, Drs. KH. Achmad Musaddaq, M.HI, M.Si.. Kegiatan ini diikuti oleh 11 orang PPIH, 11 PHD, 11 TKHK, dan 4 Pembimbing KBIHU.
Dalam sambutannya, Santoso menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar petugas haji agar layanan terhadap jamaah bisa berjalan maksimal. “Petugas haji memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya secara teknis, tapi juga secara moral dan spiritual. Oleh karena itu, pembinaan ini menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen dan profesionalisme,” ungkapnya.
Sementara itu, KH. Achmad Musaddaq dalam sambutannya menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji, khususnya dalam hal konsumsi, dan transportasi. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk 54 armada bus untuk pemberangkatan jamaah haji dan 67 armada bus untuk kepulangan jamaah haji dari Asrama Haji.
“Jumlah armada saat kepulangan memang lebih banyak karena tidak hanya mengangkut jamaah, tapi juga membawa koper dan barang bawaan jamaah yang tentu membutuhkan ruang tambahan,” jelasnya.
KH. Musaddaq juga memberikan arahan khusus kepada Petugas Haji Daerah (PHD) untuk senantiasa bersikap proaktif dan terukur dalam membantu tugas-tugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Menurutnya, kinerja yang cermat dan tanggap dari seluruh petugas akan sangat berdampak pada kenyamanan dan kelancaran jamaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Tak hanya pembinaan satu arah, kegiatan ini juga menghadirkan sesi dialog interaktif antar peserta. Dalam sesi ini, para petugas saling bertukar pengalaman, menyampaikan masukan, dan menyepakati pola koordinasi terbaik dalam menjalankan tugas masing-masing.
Kepala Seksi PHU, Nur Sholeh, menambahkan bahwa forum ini menjadi sarana penting untuk menyatukan persepsi dan menguatkan koordinasi lintas sektor. "Kami ingin memastikan semua petugas memahami tugas, tanggung jawab, dan prosedur teknis yang harus dilakukan di lapangan. Kolaborasi yang solid adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.
Nur Sholeh, menutup kegiatan dengan ajakan kepada seluruh petugas untuk menjaga integritas, loyalitas, dan semangat pelayanan. “Jangan sampai ada kelalaian kecil yang berdampak besar. Jamaah adalah tamu Allah yang harus kita layani dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Dengan sinergi lintas sektor ini, diharapkan seluruh petugas haji asal Jember siap memberikan layanan maksimal dan menjamin kelancaran ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.