Jember (Humas) --- Rabu (13/08/2025), dalam suasana santai namun penuh makna, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., bersama Analis SDM Aparatur Ahli Madya, Rudy Winarto, S.E., M.M., menjadi narasumber program Mozaik Indonesia di LPP RRI Jember. Acara yang dipandu oleh Etty Dharmiyatie ini berlangsung selama 45 menit dan membahas secara mendalam implementasi budaya kerja BERSINAR—Bersih Melayani, Santun, Inovatif, Akuntabel, dan Ramah—sebagai landasan etika dan profesionalisme pelayanan publik di Kemenag Jember.
Dalam dialog tersebut, Santoso menegaskan bahwa BERSINAR bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang membentuk perilaku kerja ASN Kemenag Jember.
“Membangun budaya kerja seperti ini memang memiliki tantangan tersendiri. Perubahan mindset sering kali mendapat resistensi di awal, tetapi lewat keteladanan dan konsistensi, kini banyak pegawai justru menikmati dan memaknai pekerjaan dengan komitmen BERSINAR,” ungkap Santoso.
Ia menambahkan, budaya kerja yang kuat menjadi pondasi penting dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) yang telah digagas sejak 2021. Tahun ini, Kemenag Jember berhasil mencapai tahap penilaian nasional dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Selain pembinaan mental dan budaya, Kemenag Jember juga melakukan transformasi fisik untuk meningkatkan mutu pelayanan publik. Inovasi tersebut meliputi implementasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), penambahan fasilitas seperti ruang konsultasi, ruang laktasi, area bermain anak, pojok literasi, fasilitas ramah difabel, hingga layanan daring melalui WA-center (0811-3656-262) dan situs resmi jember.kemenag.go.id. Masyarakat pun dilibatkan aktif dalam pengawasan dan evaluasi pelayanan melalui kanal aduan luring maupun daring.

Menutup dialog, Santoso menegaskan bahwa Kemenag melayani seluruh umat beragama di Indonesia, sebagai wujud semangat keberagaman. Pada kesempatan tersebut, Kemenag Jember dan LPP RRI Jember juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama penyiaran program keagamaan dan berbagi pengalaman membangun Zona Integritas. Menariknya, kedua lembaga kini sama-sama berada di tahap penilaian nasional menuju predikat WBK, mencerminkan kesamaan visi dalam membangun pelayanan publik yang bersih dan berintegritas.
Kunjungan ini tidak hanya dalam rangka memperkenalkan nilai-nilai BERSINAR, tetapi juga menunjukkan komitmen Kemenag Jember untuk membangun budaya kerja yang bersih, profesional, adaptif, dan inklusif, sekaligus memperluas kolaborasi lintas lembaga demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.