Jember (Humas) – Sebagai upaya pengembangan keprofesian bagi guru di lingkungan KKMTs 10 Jember yang beranggotakan 1 madrasah negeri dan 18 madrasah swasta, Sabtu (5/11/2022) bertempat di aula MTsN 10 Jember digelar Kegiatan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) MTs Kabupaten Jember.
Kegiatan ini diikuti oleh segenap pengurus dan anggota kelompok kerja MGMP yang meliputi MGMP mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika di lingkungan KKMTs 10 Jember. Di tengah cuaca yang terasa panas meskipun berada dalam ruangan ber AC, seluruh peserta tetap mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusias.
Kegiatan di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Madrasah, Mars Madrasah oleh seluruh peserta, kemudian dilanjutkan pembacaan sholawat nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Moh. Arif, M.Pd.I salah satu guru dari MTsN 10 Jember. Berikutnya pembacaan ayat suci Al Quran yang dibacakan oleh Dimas siswa kelas 8A, baru acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua KKMTs 10 Jember yang juga menjabat sebagai Kepala MTsN 10 Jember, Moh. Nasir, S.Pd, M.Pd.I, di susul dengan sambutan berikutnya oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Jember yang sekaligus membuka acara kegiatan tersebut.
Dalam sambuntannya Kepala Kantor Kemenag Kab. Jember Muhammad, S.Sos, M.Pd.I menyampaikan pentingnya guru memiliki karakter yang ramah kepada siswa. Mengajar harus dengan hati, guru bukan robot yang bekerja tanpa melibatkan hati. Beliau juga menyampaikan selamat dan mengapresiasi kepada segenap stackholder di lingkungan MTsN 10 Jember, terutama kepada Moh. Nasir selaku Kepala Madrasah. Karena dari kepemimpinan beliaulah MTsN 10 Jember terus melakukan giat perubahan hingga berkembang dan melesat sejajar dengan MTs Negeri yang lain di Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut Muhammad juga memberikan yel yel penyemangat dan seluruh peserta pun antusias dan bersemangat mengikuti acara hingga berakhir.
Setelah acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa oleh Ust. Imam Baihaqie, M.Pd selaku Kepala MTs Nahdlatut Tholabah Wuluhan, maka kegiatan dilanjutkan sesuai jadwal yang sudah disusun oleh panitia yang akan berlangsung selama delapan (8) hari kedepan menggunakan model (5 in 3 on) dengan Narasumber tunggal Fasilitator Provinsi Dr. Masudi.