
Madrasah Aliyah Negeri 1 Jember menerima kunjungan studi tiru Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Jawa Tengah Korwil II Surakarta (Wilker Solo Raya), Kamis (22/1/2025). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan kelembagaan serta pengembangan inovasi pendidikan madrasah melalui berbagi praktik baik antardaerah.
Rombongan KKMA Wilker Solo Raya disambut langsung oleh jajaran pimpinan madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten Jember. Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag, M.Pd yang kebetulan berada di lokasi, turut menyambut kehadiran para tamu sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang.
Dalam sambutannya, Santoso menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru menjadi ruang strategis untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan memperkuat jejaring antarmadrasah. Ia berharap kunjungan ini mampu melahirkan sinergi baru antara KKMA Jember dan KKMA Solo Raya, serta menjadi inspirasi bagi KKMA di Jember untuk memperluas jaringan.
Ketua KKMA Wilker Solo Raya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat peran KKMA sebagai wadah kolaborasi kepala madrasah. Melalui studi tiru ke MAN 1 Jember, pihaknya berharap memperoleh inspirasi, pemikiran, dan inovasi baru yang dapat diadaptasi di wilayah Solo Raya.
Sementara itu, M. Nasir, S.Pd, M.Pd.I selaku Plt. Kepala MAN 1 Jember sekaligus Ketua KKMA Kabupaten Jember, turut menyampaikan ucapan selamat datang. Ia menjelaskan secara singkat profil MAN 1 Jember, termasuk program unggulan, inovasi layanan pendidikan, serta komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu akademik dan nonakademik.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lingkungan madrasah. Para peserta diajak berkeliling MAN 1 Jember untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana, praktik pembelajaran, serta berbagai program inovatif yang telah diterapkan sebagai bahan pembelajaran dan diskusi bersama.
Melalui kunjungan studi tiru ini, Kemenag Jember berharap akan terjalin komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan antar-KKMA lintas wilayah, sehingga mampu mendorong terwujudnya madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.