
Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) 06 Jember menggelar kegiatan Upgrading Kepala Madrasah dengan mengusung tema “Branding Madrasah: Strategi Branding Madrasah Aliyah Menuju Lembaga Pendidikan yang Unggul, Modern, dan Diminati Masyarakat”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 September 2025, bertempat di Hotel 91’ Syariah Jember, dan diikuti oleh para Kepala Madrasah Aliyah yang tergabung dalam KKMA 06 Jember.
Kegiatan upgrading ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., serta menghadirkan Dr. Widyanto, M.Pd. dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya sebagai narasumber. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya strategi branding madrasah dalam menjawab tantangan persaingan lembaga pendidikan sekaligus membangun citra madrasah sebagai lembaga yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan upgrading tersebut. Menurutnya, menjadi Kepala Madrasah merupakan amanah yang penuh tantangan dan tuntutan, sehingga diperlukan keberanian, kesiapan, serta kapasitas kepemimpinan yang kuat. Santoso juga menyoroti perkembangan madrasah yang dinilainya mengalami kemajuan signifikan dari tahun ke tahun. Ia menegaskan bahwa saat ini madrasah telah menunjukkan perubahan yang sangat positif, baik dari sisi manajemen, kualitas layanan, maupun kepercayaan publik.
Lebih lanjut, Santoso menyampaikan bahwa Kantor Kemenag Jember juga saat ini telah banyak melakukan peningkatan kualitas layanan publik. Ia mencontohkan keberadaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang seluruh layanannya tidak dipungut biaya, serta inovasi di Kantor Urusan Agama (KUA), salah satunya inovasi SIGRA (Stop Gratifikasi Nikah). Ia berharap madrasah-madrasah juga dapat melakukan langkah-langkah serupa melalui inovasi dan penguatan branding lembaga.
Santoso juga mengingatkan bahwa tugas utama Kepala Madrasah adalah melayani, bukan dilayani, serta mampu mengelola seluruh potensi madrasah agar berjalan secara profesional dan berorientasi pada mutu. Selain itu, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
“Jangan sampai ada bullying dan kekerasan di sekolah. Ini harus benar-benar kita pastikan bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan upgrading ini, Kemenag Jember berharap para Kepala Madrasah Aliyah semakin memiliki wawasan, keterampilan, dan strategi yang tepat dalam mengembangkan branding madrasah, sehingga madrasah mampu tampil sebagai lembaga pendidikan yang unggul, modern, dan semakin diminati oleh masyarakat.