Perkuat Core Bisnis dan Asta Protas, Kepala Kemenag Jember Ikuti Rakerwil Kemenag Jatim di Pacitan — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 09 Januari 2026

Perkuat Core Bisnis dan Asta Protas, Kepala Kemenag Jember Ikuti Rakerwil Kemenag Jatim di Pacitan

Pacitan (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Santoso, bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Faisol Abrari, menghadiri dan mengikuti Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Parai Beach Resort – Telengria, Pacitan, Jumat (9/1).

 

Rakerwil yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sinergi, efektivitas, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota serta Kepala Subbagian Tata Usaha se-Jawa Timur.

 

Mengusung tema “Penguatan Core Bisnis dalam Rangka Mewujudkan Asta Protas Kementerian Agama untuk Mempersiapkan Umat Masa Depan”, Rakerwil menjadi forum strategis dalam menyelaraskan program dan kebijakan Kementerian Agama di tingkat wilayah.

 

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar dalam arahannya menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap seluruh program Kementerian Agama. Menurutnya, visi, misi, dan tujuan kementerian tidak akan tercapai apabila para pelaksana program tidak memahami secara utuh sasaran kegiatan serta indikator kinerja yang harus dicapai.

“Pemahaman tersebut harus diperkuat melalui perencanaan yang baik dan pengelolaan yang sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

 

Untuk memperkuat hal tersebut, Rakerwil menghadirkan dua narasumber dari Sekretariat Jenderal Kemenag RI, yakni Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran,  serta Kepala Biro Keuangan dan BMN, yang memberikan penguatan terkait akuntabilitas, transparansi, serta pengelolaan anggaran yang efektif.

 

Ia juga menyoroti pentingnya melakukan breakdown visi, misi, dan tujuan kementerian agar selaras dengan Asta Protas, termasuk dalam penyusunan dan pengelolaan DIPA. Seluruh peserta diminta untuk menelaah kembali program yang akan dilaksanakan, memetakan kegiatan prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, serta memastikan setiap program dapat dipertanggungjawabkan sesuai prinsip Asta Protas Kemenag RI.

 

Selain itu, ia mengingatkan bahwa tidak seluruh program Asta Protas berbasis DIPA, sehingga kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga, dan instansi lain perlu terus ditingkatkan.

 

Menurutnya, penguatan tata kelola, inovasi, dan akuntabilitas tidak hanya mempertegas komitmen Zona Integritas, tetapi juga menjadi pagar dalam memastikan layanan kepada masyarakat berjalan efektif.

“Ketika trust masyarakat terbangun, rasa memiliki juga tumbuh. Pada akhirnya, mereka akan ikut membantu Kementerian Agama,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Timur, Syaikhul Hadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakerwil merupakan tindak lanjut Rakernas akhir tahun 2025 sekaligus momentum penandatanganan komitmen kinerja di awal tahun. Selain untuk mengevaluasi capaian kinerja tahun 2025, Rakerwil juga bertujuan menetapkan Renstra 2025–2029 serta menyusun Surat Keputusan dan Indikator Kinerja Sasaran Kegiatan (IKSK) periode 2025–2029.

 

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Jawa Timur mendorong seluruh satuan kerja untuk memperkuat pemahaman terhadap visi dan misi Asta Protas Kemenag RI, meningkatkan penguasaan tata kelola keuangan dan perencanaan program, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjalankan program secara tepat, akuntabel, dan minim risiko, sebagai fondasi kuat dalam pembangunan Zona Integritas.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)