Jember (Humas) --- Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember, Dr. Ahmad Tholabi, M.HI, atas nama Kepala Kantor, menyambut kedatangan 22 mahasiswa Fakultas Syariah, Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, yang akan melaksanakan kegiatan Studi Pengayaan Lapangan (SPL) di lingkungan Kemenag Jember. Turut mendampingi dalam penyambutan ini, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nur Sholeh, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan SPL ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian mahasiswa serta memenuhi persyaratan Satuan Kredit Semester (SKS) pada Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum UNIDA Gontor. Rangkaian kegiatan SPL akan dilaksanakan selama dua hari ke depan, dengan tujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait kebijakan dan pelayanan publik yang dilakukan oleh Kementerian Agama, khususnya di Kantor Kemenag Jember.
Penyambutan berlangsung pada Senin (11/11) di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Jember dengan suasana yang hangat dan penuh antusiasme. Dalam sambutannya, Ahmad Tholabi, mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa dan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa Universitas Darussalam Gontor dalam memperkaya pengetahuan praktis di lapangan.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa UNIDA Gontor. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kesempatan berharga untuk memahami lebih dalam tentang praktik hukum dan administrasi di lapangan, serta menjadi sarana belajar langsung terkait implementasi kebijakan di Kementerian Agama,” ujar Ahmad Tholabi.
Lebih lanjut Ahmad Tholabi menjelaskan bahwa Kementerian Agama tidak hanya berfungsi sebagai lembaga yang mengurus hal-hal keagamaan, tetapi juga berperan penting dalam mendukung dan memperkuat layanan publik. “Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk memastikan layanan yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam berbagai bidang, seperti pendidikan agama, pelayanan haji, bimbingan keagamaan, serta pengawasan terhadap kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.
Selain itu, Ahmad Tholabi menyoroti peran Kantor Kemenag Jember dalam menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu contoh inovasi layanan publik yang disampaikan adalah implementasi layanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang mempercepat proses administrasi dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan Kemenag. PTSP ini telah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi secara efektif dan efisien.
Para mahasiswa yang hadir sangat antusias dan berinteraksi aktif dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses pelayanan di Kemenag, terutama yang berkaitan dengan layanan berbasis syariah dan peran Kemenag dalam menjaga toleransi dan harmoni sosial di tengah masyarakat yang beragam.
Sementara itu, Nur Sholeh menambahkan bahwa Kemenag Jember siap mendukung kegiatan SPL ini dan berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan optimal untuk memperdalam pengetahuan mereka.
Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar mahasiswa Universitas Darussalam Gontor dapat memetik banyak pelajaran dari program SPL mereka di Kemenag Jember, serta mampu mengembangkan wawasan yang lebih luas dan aplikatif dalam bidang ilmu yang mereka pelajari. Ahmad Tholabi menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar selalu bersemangat dalam menimba ilmu dan pengalaman, serta berkomitmen untuk membawa dampak positif dalam masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan mereka.
Kehadiran mahasiswa dalam program SPL di Kemenag Jember ini menjadi wujud nyata dari sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan Kementerian Agama dalam memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan moral.