
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember menggelar Pembinaan Pengelolaan Perpustakaan Madrasah untuk meningkatkan mutu dan kompetensi pustakawan di MAN, MTsN, dan MIN se Kabupaten Jember. Acara yang berlangsung Kamis (30/1/2025) bertempat di Aula Utama Kantor Kemenag Jember ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Santoso menekankan pentingnya peningkatan mutu dan kompetensi para pengelola perpustakaan madrasah sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan dan daya saing literasi anak-anak madrasah dalam era teknologi saat ini.
"Seorang pustakawan harus menjadi agen perubahan dalam peningkatan mutu literasi di madrasah," ujar Santoso.
Lebih lanjut Santoso menambahkan betapa pentingnya peran perpustakaan dalam mendukung pendidikan di lembaga madrasah. "Perpustakaan bukan hanya sebagai tempat menyimpan buku, tetapi sebagai pusat informasi dan pengetahuan yang harus dielola dengan baik untuk mendukung pembelajaran," ujarnya.
Beliau juga berharap ada pengembangan koleksi buku yang relevan dan upaya peningkatan kualitas layanan perpustakaan. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan di madrasah-madrasah kita, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi pembelajaran dan pengembangan potensi siswa," pungkasnya.
Pembinaan ini menampilkan dua materi utama yang disampaikan oleh Narasumber Erlinda Situmorang, S.I.Pust., Pustakawan dari Kantor Kemenag Jember, yakni penginstalan aplikasi Senayan Library Management System (SliMS) serta penyusunan program kerja dan laporan tahunan dalam konteks perpustakaan.
Erlinda menjelaskan bahwa selain peningkatan mutu dan kompetensi pustakawan, pembinaan ini bertujuan untuk mempersiapkan para pustakawan menghadapi proses akreditasi perpustakaan, yang memiliki dampak signifikan terhadap nilai akreditasi madrasah secara keseluruhan.
"Akreditasi perpustakaan madrasah sangat berpengaruh pada penilaian akreditasi madrasah itu sendiri," tambah Erlinda.
Kegiatan ini dihadiri oleh 40 pengelola perpustakaan madrasah dari berbagai jenjang di Kabupaten Jember, yang diharapkan dapat membawa dampak positif dalam peningkatan mutu dan pelayanan perpustakaan madrasah di wilayah tersebut.