
Jember (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Amil Camp dan Santunan Warga Dhu’afa yang digagas oleh Forum Zakat Daerah (FOZDA) Jember, Sabtu (7/12). Acara ini berlangsung di Dusun Gunung Pasang, Desa Kemiri, Kecamatan Panti.
Dalam sambutannya, Santoso menegaskan pentingnya peran lembaga amil zakat dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dhuafa. “Tugas utama lembaga amil zakat bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi bagaimana mengubah status mustahiq (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat). Hal ini sejalan dengan esensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.
Santoso juga mengapresiasi inisiatif FOZDA Jember yang tidak hanya fokus pada distribusi santunan, tetapi juga memberikan edukasi dan pelatihan kepada para amil. “Kegiatan seperti Amil Camp ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas para amil agar lebih profesional, amanah, dan kreatif dalam mengelola zakat,” tambahnya.
Santoso berharap, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam membangun kesejahteraan umat. “Dengan sinergi yang baik, zakat akan menjadi solusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh 3 orang pengurus Baznas Jember, Ketua FOZDA Jember, Asbit Iman Sampurna, S.Pd, serta diikuti oleh perwakilan dari berbagai lembaga amil zakat yang ada di Kabupaten Jember. Selain memberikan santunan kepada warga dhuafa, acara ini juga diisi dengan berbagai sesi pembelajaran dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan zakat yang efektif dan berkelanjutan.

Ketua FOZDA Jember, Asbit Iman Sampurna menyampaikan bahwa Amil Camp bertujuan untuk memperkuat sinergi antar-lembaga amil zakat di Kabupaten Jember sekaligus meningkatkan kapasitas para amil dalam mengelola zakat secara profesional dan amanah.
“Selain memberikan santunan kepada warga dhu’afa, kegiatan ini juga menjadi ajang pelatihan dan penguatan kompetensi bagi para amil zakat agar pengelolaan zakat lebih optimal dan tepat sasaran,” jelas Ketua FOZDA Jember.
Acara ceremonial ini ditutup dengan penyerahan 40 paket santunan kepada warga dhuafa, yang disambut dengan hangat dan antusias oleh masyarakat Dusun Gunung Pasang. Beberapa penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas santunan yang diberikan. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam menghadapi kebutuhan sehari-hari,” ujar salah seorang warga.
Kegiatan yang sarat manfaat ini akan berlangsung selama dua hari kedepan dan diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi berkelanjutan antar-lembaga zakat di Jember untuk menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.