Buka Bimtek EDM e-RKM, Kepala Kantor Berikan Tips Membangun Madrasah Berkualitas dan Bermutu — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 05 Mei 2023

Buka Bimtek EDM e-RKM, Kepala Kantor Berikan Tips Membangun Madrasah Berkualitas dan Bermutu

Jember (Humas) – Kamis (4/5/2023) bertempat di Aston Hotel Jember, Kepala Kantor Kemenag Kab. Jember Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I membuka secara resmi kegiatan Bimtek Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Elektronik Rencana Kerja Anggaran Madrasah (e-RKAM) bagi madrasah sasaran tahun 2023 yang terdiri dari tiga gelombong.

Gelombang ke-1 berlangsung mulai tanggal 4 s.d. 6 Mei 2023 yang terdiri dari 5 batch, masing-masing batch terdiri dari tiga personal lembaga madrasah dari unsur Kepala madrasah, bendahara dan operator, dalam satu batch terdapat  40 peserta.

Gelombang ke-2 dari tanggal 8 s.d.10 Mei 2023, dan selanjutnya untuk gelombang ke-3 mulai tanggal 12 s.d. 14 Mei 2023, yang keduanya terdapat 5 batch.

Kegiatan bimtek EDM, e-RKAM merupakan bagian komponen 1 pada projek Direktorat Madrasah melalui Madrasah Reform MEQR yang bekerjasama dengan Bank Dunia. Pada tahun 2023 di Jember sasaran Bimtek sebanyak 215 lembaga dan yang bisa mengikuti sebanyak 209 lembaga. Lembaga madrasah  yang tidak bisa ikut dikarenakan sudah tidak aktif.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan bimtek, Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan ada 7 hal penting yang perlu dijadikan perhatian untuk membangun madrasah berkualitas dan bermutu.

  1. Tiap pengelola dan civitas akademik di madrasah harus memahami visi, disini madrasah dituntut kompetitif serta punya semangat perubahan.
  2. Terdapat regulasi yang dibuat di internal madrasah untuk mempermudah madrasah dalam mengelola visi dan memberi reward maupun punishment personilnya.
  3. Memiliki struktur organisasi yang jelas untuk mewujudkan setiap rencana kerjanya.
  4. Kompetensi dan kapasitas harus terus di tingkatkan.
  5. Tiap struktur harus memiliki job diskripsi yang jelas dan menghilangkan unsur nepotisme, tetapi profesionalisme yang dikedepankan.
  6. Memiliki rumusan program yang jelas, sehingga arah output dan sasaran madrasah juga jelas.
  7. Profesionalisme, Keprofesionalan akan menghasilkan motivasi kerja yang tinggi terukur serta memiliki target yang jelas.

Akhmad Sruji Bahtiar juga menekankan akan integritas para kepala madrasah serta personilnya untuk menjauhi pemanfaatan anggaran yang menyimpang serta melanggar aturan pengelolaan anggaran terutama BOS (bantuan operasional Sekolah) yang akan menjadikan persoalan hukum negara maupun agama, pungkasnya. (hld)

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)