Jember (Humas) --- Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif (MIMA) 22 Al-Ikhlas Ambulu meraih prestasi gemilang dengan berhasil menjadi Juara Umum ALP League 2025, sebuah ajang kompetisi olahraga dan akademik yang diselenggarakan oleh Imaji Sociopreneur sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi peserta didik sekaligus pencegahan pekerja anak, khususnya di sektor pertembakauan. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Ayo Cegah Pekerja Anak Tembakau! Dengan Meraih Mimpi dan Prestasi.”
ALP League yang diikuti oleh lembaga MI/SD se-Kabupaten Jember ini mempertandingkan lima cabang utama, yaitu Sepak Bola, Voli Mini Putra, Voli Mini Putri Paduan Suara, dan Cerdas Cermat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai ruang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran anak mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan, serta perlindungan dari praktik eksploitasi.
Dalam Closing Ceremony yang dilaksanakan pada Senin, 24 November 2025 di Aula Brigif 09 Kostrad Jember, hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag, M.Pd. Kehadirannya sekaligus menunjukkan dukungan penuh Kemenag terhadap upaya kolaboratif dalam mendorong lahirnya generasi yang berprestasi dan terlindungi hak-haknya. Pada kesempatan tersebut, Santoso menerima cinderamata dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Kementerian Agama dalam mendukung penyelenggaraan ALP League.
Santoso juga berkesempatan menyerahkan hadiah kepada para juara cabang voli putera, sekaligus memberikan motivasi agar para peserta didik terus menumbuhkan semangat belajar dan berkompetisi secara sehat.
Prestasi MIMA 22 Al-Ikhlas Ambulu sebagai Juara Umum ALP League 2025 menjadi bukti bahwa madrasah mampu tampil unggul dalam berbagai bidang, serta berperan aktif dalam mendukung upaya perlindungan anak dan penguatan karakter generasi penerus bangsa. Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas sosial, Kemenag Jember terus berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berorientasi pada masa depan peserta didik.