
Jember (Humas) --- Sebanyak 71 Pegawai Negeri Sipil formasi tahun 2024 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember mengikuti Pelantikan Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional PNS Formasi Tahun 2024 di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut diikuti secara daring dari Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Senin (22/6/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para PNS baru untuk memasuki babak pengabdian yang lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Tidak hanya diikuti oleh para PNS yang dilantik, kegiatan ini juga dihadiri pejabat pengawas eselon III dan IV, Kepala KUA, serta Kepala Madrasah Negeri di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember. Kehadiran para pimpinan satuan kerja tersebut menjadi bagian dari penguatan pembinaan aparatur, khususnya melalui sosialisasi Manajemen Talenta yang dirangkai dalam kegiatan pelantikan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Ahmad Sruji Bachtiar, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan jabatan fungsional bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari proses pembinaan aparatur yang berkelanjutan. Menurutnya, Manajemen Talenta harus dipahami sebagai ikhtiar membangun sumber daya manusia Kementerian Agama yang memiliki kompetensi, komitmen, integritas, serta empati dalam melayani masyarakat.
Ia menekankan bahwa ASN Kementerian Agama harus mampu menghadirkan wajah birokrasi yang semakin humanis, responsif, dan solutif. Manajemen talenta menjadi ruang strategis untuk mengenali potensi pegawai, mengembangkan kemampuan, serta menempatkan aparatur sesuai kapasitas terbaiknya demi peningkatan kualitas layanan kepada umat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Biro SDM Kementerian Agama RI, Dr. Muhammad Zain, M.Ag., memberikan pembinaan sekaligus sosialisasi mengenai Rencana Pengembangan SDM Kementerian Agama RI atau Human Capital Development Plan serta isu-isu strategis ke-SDM-an. Materi tersebut menekankan empat pilar transformasi SDM Kementerian Agama, yakni regulasi responsif, kinerja dan potensial menuju sistem merit, digitalisasi layanan, serta budaya organisasi menuju profesionalisme profetik.
Dalam pembinaannya, Dr. Muhammad Zain mengingatkan bahwa birokrasi Kementerian Agama harus terus bergerak dari pola lama yang terkesan sulit dan berjarak, menuju cara kerja baru yang berorientasi pada pelayanan. Transformasi ASN tidak cukup hanya dengan perubahan aturan, tetapi juga harus menyentuh perubahan pola pikir, budaya kerja, dan cara melayani masyarakat.

Ia juga menegaskan dua hal penting yang terus didorong Kementerian Agama, yakni penguatan layanan publik berbasis digital dan penerapan sistem merit. Dengan layanan digital, masyarakat diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan. Sementara melalui sistem merit, pengembangan karier ASN diarahkan berdasarkan kompetensi, kinerja, integritas, serta potensi yang dimiliki.
Kepada para PNS baru, Dr. Muhammad Zain berpesan agar mereka menjadi aparatur yang mampu memberi contoh baik di lingkungan kerja masing-masing. Ia mengingatkan bahwa status PNS bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab moral dan profesional. “PNS itu ada dua macam, teladan dan telatan. Mohon jadi teladan,” pesannya.
Selain itu, ia juga mendorong ASN Kementerian Agama agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau AI secara cermat, bijak, dan produktif. Teknologi, menurutnya, harus menjadi sarana untuk belajar, meningkatkan kompetensi, mempercepat pekerjaan, serta memperkuat kualitas pelayanan, bukan menggantikan nilai kemanusiaan dalam birokrasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa pelantikan ini patut disyukuri oleh seluruh PNS yang baru dilantik. Menurutnya, cara terbaik untuk mensyukuri amanah tersebut adalah dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, proporsional, serta penuh integritas.
Santoso juga berpesan agar para PNS baru menjadikan pelantikan ini sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen pengabdian. Ia berharap seluruh PNS yang dilantik mampu menjadi bagian dari energi baru Kemenag Jember dalam mewujudkan pelayanan yang semakin bersih, melayani, santun, inovatif, akuntabel, dan ramah kepada masyarakat.