Jember (Humas) – Dalam rangka melaksanakan Kegiatan Monitoring Tempat Ibadah, Layanan Keagamaan, dan Bimbingan Masyarakat Buddha, Dr. Ahmad Tholabi, M.HI, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember, didampingi oleh Ferdinand Zulkarnaen, SE, Perencana Ahli Muda, Holid Hikmatullah, S.Pd.I Analis Humas dan Protokol, serta Romo Sutarno, S.Ag Guru Agama Buddha, melakukan kunjungan ke beberapa vihara di Kabupaten Jember, pada hari Rabu (12/6/2024).
Kunjungan dimulai dengan mendatangi Vihara Yen Man yang berlokasi di Jl. Kenari RT.03 RW.02, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates. Di sana, Ahmad Tholabi dan rombongan tiba pada pukul 08.35 WIB dan disambut dengan penuh suka cita oleh Suryono, Ketua Yayasan Yen Man, yang didampingi segenap pengurus yayasan lainnya. Selain menyapa umat Buddha, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag untuk memastikan bahwa layanan keagamaan dan fasilitas tempat ibadah di Kabupaten Jember berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, mereka juga memberikan bimbingan kepada masyarakat Buddha setempat.
Dalam sambutannya, Suryono menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada rombongan dari Kemenag Kab. Jember yang telah meluangkan waktu untuk mengunjungi Vihara Yan Man. Kunjungan ini sangat berarti bagi kami dalam upaya meningkatkan pelayanan keagamaan dan fasilitas tempat ibadah di lingkungan kami,” ujar Suryono.
Sementara Ahmad Tholabi dalam sambutannya menyampaikan Sebagai bangsa yang besar, kita harus mampu menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah halangan untuk bersatu. Justru, perbedaan adalah anugerah yang memperkaya kehidupan kita. Dalam konteks ini, peran tempat ibadah sangat penting sebagai pusat kegiatan keagamaan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, kasih sayang, dan perdamaian.
Melalui kegiatan monitoring ini, kami berharap dapat memastikan bahwa tempat-tempat ibadah, termasuk Vihara Yen Man, dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Selain itu, layanan keagamaan yang diberikan harus mampu menjawab kebutuhan spiritual masyarakat dan mendukung terwujudnya kerukunan antar umat beragama, pungkas Ahmad Tholabi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara rombongan Kemenag Kab. Jember dengan pengurus Yayasan Yen Man. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak jelas selama acara berlangsung, mencerminkan semangat gotong royong dan kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga dan memajukan tempat ibadah serta layanan keagamaan di Kabupaten Jember.
Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Vihara Jagatnata Maitreya yang terletak di Jl. Sultan Agung Gg.I X No.10-12, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Sampai dilokasi rombongan disambut oleh Pimpinan Vihara Jagatnata Maitreya Ibu Miaomei beserta umat budha lainnya. Seperti di Vihara Yen Man, di tempat ini Ahmad Tholabi beserta tim melakukan pemantauan terhadap fasilitas dan kegiatan keagamaan yang ada. Dialog dengan pengurus vihara dan umat Buddha juga dilakukan untuk mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan mereka.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan tempat ibadah Buddha di Kabupaten Jember dapat memberikan layanan keagamaan yang baik dan memenuhi kebutuhan spiritual umatnya. Dr. Ahmad Tholabi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas agama dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif untuk beribadah.
"Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi umat Buddha di Jember dan membantu kami memahami lebih dalam kebutuhan mereka," ujar Dr. Ahmad Tholabi. "Melalui monitoring ini, kami juga berupaya memastikan bahwa setiap tempat ibadah memiliki fasilitas yang memadai dan dapat digunakan dengan baik oleh umat."
Pelaksanaan monitoring ini dilaksanakan mulai hari Rabu hingga Kamis (13/6/2024). Pada hari Kamis besok Ahmad Tholabi beserta tim akan mengunjungi Vihara Dhamma Metta yang beralamatkan di Jl. Mojopahit Perumahan Sempusari Blok AI No.1, Krajan, Kelurahan Sempusari, Kec. Kaliwates dan Vihara Sempusari yang terletak di Jl. Mojopahit XVII S/35 Jember.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat Buddha semakin erat, serta pelayanan keagamaan yang diberikan dapat semakin optimal.