Jember (Humas) – Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kabupaten Jember menggelar sebuah acara istimewa, yakni "Giat Manasik Haji Cilik Se-Kabupaten Jember" di Alun-Alun Kota Jember, Selasa (10/10/2023). Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkenalkan makna ibadah haji kepada anak-anak sejak dini. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember, Akhmad Sruji Bahtiar.
Manasik haji cilik merupakan simulasi atau pembelajaran tentang tata cara ibadah haji yang disederhanakan, disesuaikan dengan pemahaman dan usia anak-anak. Dalam konteks ini, IGRA Kabupaten Jember menyadari pentingnya pendidikan agama Islam sejak dini sebagai pondasi karakter anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi dan membekali siswa-siswi Raudlatul Athfal dengan pemahaman yang benar tentang ilmu dasar manasik haji yang di harapkan dapat berimbas kepada orang tua siswa sehingga yang sudah mampu untuk melaksanakan ibadah haji memiliki ketertarikan untuk melaksanakan rukun islam yang ke-5 tersebut.
Bupati Jember, Hendy Siswanto, dalam sambutannya, mengapresiasi upaya IGRA Kabupaten Jember dalam menggelar acara Manasik Haji Cilik ini. Ia menyatakan, "Pendidikan agama sejak dini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Ini adalah langkah yang positif dan patut diapresiasi. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut."
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Jember, Akhmad Sruji Bahtiar, mengungkapkan dukungannya terhadap upaya IGRA. "Manasik haji cilik adalah cara yang baik untuk memperkenalkan agama Islam kepada anak-anak dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini dapat memperkuat iman dan kecintaan mereka kepada agama," kata Akhmad Sruji Bahtiar.
Acara Manasik Haji Cilik ini menarik perhatian ribuan anak-anak dari berbagai lembaga Raudlatul Athfal di Kabupaten Jember. Mereka diajak untuk mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang melibatkan peran serta aktif anak-anak, seperti simulasi tawaf, sa'i, lempar jumrah, dan pemahaman tata cara ibadah haji lainnya.
Ketua IGRA Kabupaten Jember, yang juga guru di RA Al-Khoirat Mumbulsari kabupaten tersebut, Moh. Thohir, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan Manasik Haji Cilik akan menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk lebih mendalami ajaran agama Islam. "Kami berharap bahwa acara ini akan menjadi pengalaman berharga bagi mereka dan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan beragama di masa depan," ujarnya.
Gelar Giat Manasik Haji Cilik Se-Kabupaten Jember ini merupakan contoh nyata bagaimana pendidikan agama dapat diperluas dengan cara yang kreatif dan interaktif, menggabungkan unsur keagamaan dan edukasi untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral anak-anak sejak dini. Diharapkan kegiatan semacam ini akan terus berkembang dan menginspirasi upaya serupa di seluruh Indonesia.