Jember (Humas) --- Selasa, 10 September 2025, Tiga hari menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur, persiapan terus dimatangkan oleh panitia dan pemerintah daerah. Salah satunya dilakukan dengan pengecekan kesiapan venue utama pembukaan yang akan dipusatkan di Stadion Jember Sport Garden (JSG).
Kegiatan pengecekan dilakukan secara bersama oleh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember yang dihadiri oleh Kepala Kemenag, Dr. Santoso, S.Ag, M.Pd dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. Ahmad Tholabi, M.HI, dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Jember, dan Polres Jember.
Fokus pengecekan mencakup kesiapan panggung utama, serta sarana pendukung seperti area parkir, akses keluar-masuk stadion, hingga pengaturan kursi untuk undangan VVIP, VIP, dan peserta. Selain itu, koordinasi pengamanan oleh Polres Jember di titik lokasi, fasilitas kesehatan dan evakuasi darurat, serta alur kedatangan tamu undangan juga menjadi perhatian penting agar jalannya pembukaan dapat berlangsung lancar dan khidmat.
Kepala Kemenag Jember, Dr. Santoso, menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan tuan rumah. “MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum syiar Al-Qur’an yang membawa kebanggaan bagi masyarakat Jember. Oleh karena itu, setiap detail harus dipastikan matang agar perhelatan berjalan sukses,” ujarnya.
Sebagai informasi, MTQ XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 di Jember akan berlangsung pada 11–20 September 2025, dengan perlombaan yang akan digelar mulai 14 September, diikuti oleh kafilah dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Rangkaian lomba akan digelar di sejumlah titik di Jember, sementara Stadion JSG dipilih sebagai lokasi upacara pembukaan yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu peserta dan masyarakat. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana kompetisi seni membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai media dakwah, penguatan ukhuwah islamiyah, dan syiar nilai-nilai Al-Qur’an bagi masyarakat luas.