
Jember (Humas) --- Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Edy Sucipto, menghadiri pembukaan Workshop Pembelajaran Berdiferensiasi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kabupaten Jember di Gedung Kuliah Terpadu lantai 3 UIN KHAS Jember pada Rabu (23/10/2024). Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama empat hari, hingga 26 Oktober 2024, dengan partisipasi sebanyak 342 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar.
Acara pembukaan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan serta Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, menunjukkan sinergi antara Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di Jember.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kompetensi para guru PAI Sekolah Dasar sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7232 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam. Dalam juknis tersebut, guru yang menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) diwajibkan untuk mengikuti tugas kependidikan yang linier dengan tugas keprofesian pendidiknya seperti seminar, workshop, bimbingan teknis, pelatihan dan sejenisnya, sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi guna meningkatkan profesionalisme dan keefektifan pembelajaran.
Pembelajaran berdiferensiasi yang menjadi fokus dalam workshop ini adalah metode pengajaran yang memperhatikan kebutuhan dan kemampuan berbeda dari setiap siswa. Dengan menerapkan pendekatan ini, diharapkan para guru dapat memberikan pengalaman belajar yang sesuai dan efektif, sehingga setiap siswa dapat mencapai potensi maksimalnya.

Edy Sucipto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan pendidikan agama saat ini. "Guru harus mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan siswa yang beragam, sehingga pembelajaran menjadi lebih inklusif dan berkualitas," ujarnya.
Edy Sucipto sangat mengapresiasi kehadiran dan partisipasi aktif dari peserta workshop, karena akan sangat menentukan keberhasilan penerapan konsep ini di lingkungan pendidikan kita.
“Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperkaya wawasan kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di Indonesia” pinta Edy Sucipto.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan kualitas pendidikan agama Islam di Jember semakin meningkat, seiring dengan kompetensi para guru yang terus dikembangkan melalui pelatihan-pelatihan berkala.