Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember melaksanakan serah terima jabatan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Jember pada Senin (27/4/2026) di Aula MTsN 2 Jember. Dalam acara tersebut, Jamanhuri, S.Ag., M.Pd.I. resmi menggantikan Dr. Nur Aliyah, S.Pd., M.Pd. yang telah memimpin madrasah selama empat tahun.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa penunjukan Jamanhuri telah melalui berbagai pertimbangan matang. Pengalaman Jamanhuri sebagai Kepala Ma’had di MAN 1 Jember dinilai selaras dengan arah pengembangan MTsN 2 Jember ke depan, khususnya dalam merealisasikan program Ma’had.
“Komitmen MTsN 2 Jember salah satunya adalah mendirikan Ma’had. Bapak Jamanhuri insyaAllah mampu mempercepat dan mempermudah realisasi program tersebut karena pengalamannya,” ujar Santoso.
Sementara itu, Nur Aliyah memaparkan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya. Di bidang sarana prasarana, MTsN 2 Jember berhasil mengatasi permasalahan banjir akibat kedekatan lokasi dengan aliran sungai, serta membangun aula, masjid, dan ruang kelas baru melalui skema SBSN. Selain itu, laboratorium IPA juga telah diremajakan guna mendukung proses pembelajaran.
Pada aspek literasi, perpustakaan madrasah berhasil meraih akreditasi dengan peningkatan koleksi buku dari sekitar 800 judul menjadi lebih dari 1.200 judul dalam kurun waktu empat tahun. MTsN 2 Jember juga menetapkan diri sebagai Madrasah Literasi, yang ditandai dengan pembangunan Tugu Literasi serta berbagai penghargaan yang diraih. Tidak hanya itu, madrasah juga berhasil memperoleh predikat Adiwiyata tingkat kabupaten dan saat ini tengah mengikuti penilaian Adiwiyata tingkat nasional.
“Tak terasa sudah empat tahun. Bagi saya, MTsN 2 Jember ini seperti keluarga harmonis,” ungkap Nur Aliyah yang kini mengemban amanah sebagai Kepala MAN 1 Jember. Ia juga menitipkan dua agenda penting yang belum terselesaikan, yakni realisasi program Ma’had dan relokasi perpustakaan ke tempat yang lebih representatif.
Mengemban amanah baru, Jamanhuri menyatakan kesiapan untuk melanjutkan dan mengembangkan capaian yang telah dirintis. Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan untuk bersinergi dalam membangun madrasah.
“Keberhasilan madrasah adalah hasil kerja kolektif, bukan perseorangan. Kami mohon dukungan semua pihak untuk mewujudkan target bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Santoso turut menekankan pentingnya pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kemenag Kabupaten Jember. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ZI membutuhkan komitmen penuh dari seluruh ASN.
“Ada satu saja yang tidak benar, bisa-bisa langsung gagal. Karena itu, integritas harus menjadi komitmen bersama,” tegasnya.
Acara serah terima jabatan ini turut dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Jember, Faisol Abrari, M.Pd.I., serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, M. Nur Huda, S.Ag., M.Pd.I. Diharapkan, Jamanhuri segera menyusun program kerja strategis yang tidak hanya mengakomodasi target pengembangan madrasah, tetapi juga mendukung terwujudnya Zona Integritas di lingkungan Kemenag Kabupaten Jember.