
Jember (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Jember mengikuti rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Jawa Timur yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan perwakilan dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Timur, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jawa Timur pada Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan Jember sebagai tuan rumah gelaran bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Rapat yang berlangsung di Aula Bawah Kantor Pemkab Jember ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Jember, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, serta pengurus LPTQ Kabupaten Jember.
Rapat ini membahas sejumlah hal teknis terkait pelaksanaan MTQ, mulai dari kesiapan lokasi venue, akomodasi kafilah, strategi publikasi, hingga pembentukan panitia lokal. Selain itu, dibahas pula skema koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag, M.Pd. menyambut baik rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari sinergi lintas sektor untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI Jawa Timur. “Kami siap mendukung penuh dan berkolaborasi agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu dari kabupaten/kota se-Jawa Timur,” ungkapnya. Di sisi lain, Santoso juga mengingatkan bahwa ini adalah kesempatan yang sangat besar bagi Kabupaten Jember sebagai tuan rumah, dan tidak boleh disia-siakan.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Jember ditargetkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu menampilkan identitas religius, budaya, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakatnya.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur direncanakan akan digelar pada 11-20 September 2025, dan akan menjadi ajang silaturahmi serta kompetisi keagamaan yang mempererat ukhuwah Islamiyah di antara masyarakat Jawa Timur.