
Jember (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Timur di MAN 1 Jember, Selasa (6/10/2026). Monev dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kompetisi berjalan tertib dan mendukung peserta dalam mengikuti tahapan OMI secara optimal.
Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd. Kehadiran jajaran Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Kankemenag Kabupaten Jember menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap penyelenggaraan OMI di salah satu lokasi pelaksanaan tingkat provinsi.
Monitoring menjadi penting karena OMI tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi peserta didik madrasah, tetapi juga bagian dari pembinaan prestasi dan pengembangan potensi akademik. Pelaksanaan yang tertib, objektif, dan sesuai ketentuan menjadi salah satu unsur penting agar peserta dapat berkompetisi dalam kondisi yang kondusif.
Dalam monev tersebut, pelaksanaan OMI di MAN 1 Jember menjadi perhatian utama, mulai dari kesiapan tempat hingga keberlangsungan proses kompetisi. Pemantauan langsung juga memberikan ruang untuk melihat berbagai aspek teknis yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan kegiatan serupa pada tahap berikutnya.

Bagi madrasah, OMI menjadi sarana untuk mengukur dan mengembangkan potensi peserta didik melalui kompetisi akademik. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya peserta didik madrasah yang memiliki kemampuan berpikir, daya saing, serta motivasi untuk terus meningkatkan prestasi.
Pada kesempatan kunjungan ke MAN 1 Jember tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur juga melaksanakan agenda pembinaan kepada guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Jember.
Melalui monitoring langsung, pelaksanaan OMI diharapkan tidak hanya berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga menghasilkan evaluasi yang dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan kompetisi madrasah serta pembinaan prestasi peserta didik di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Jember.