Kakanwil Tekankan Pemanfaatan Bantuan Tepat Sasaran dan Pola Pikir Maju Madrasah — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 18 Januari 2026

Kemenag Jember Bersama Kakanwil Jatim Tekankan Pengelolaan Sarpras dan Pola Pikir Maju Madrasah

Jember (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I , melaksanakan rangkaian pembinaan madrasah di Kabupaten Jember yang diawali di MI Jam’iyatul Mubtadiin Jenggawah.

 

Bertempat di MI Jam’iyatul Mubtadiin Jenggawah, Kakanwil memberikan pembinaan kepada lima lembaga penerima bantuan sarana dan prasarana serta satu lembaga penerima bantuan digital. Dari lima lembaga penerima bantuan sarpras tersebut terdiri atas dua lembaga RA, satu lembaga MI, dan dua lembaga MTs. Sementara itu, bantuan digital diterima oleh MTsN 8 Sumberbaru.

 

 

Sebagai sambutan pembuka, Moh. Nurhuda, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur serta memohon pembinaan dan arahan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.

 

Dalam arahannya, Kakanwil memastikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan tidak ada potongan dari Kementerian Agama. Ia berharap bantuan tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap pengembangan dan peningkatan mutu madrasah.

 

Rangkaian kegiatan pembinaan kemudian dilanjutkan di Madrasah Aliyah Raudlatus Syabab, Desa Sumber Wringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Yayasan Raudlatus Syabab.

 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Yayasan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember dan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, serta mengapresiasi perhatian dan dukungan Kementerian Agama terhadap pengembangan madrasah.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember Dr. Santoso, S.Ag, M.Pd. menyampaikan bahwa sarana dan prasarana memang memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran di madrasah. Oleh karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara optimal agar dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan.

 

Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa madrasah tidak akan maju jika masih berpikir biasa-biasa saja. Ia mengingatkan agar pengelola madrasah tidak terjebak pada pola pikir pesimistis.

 

“Jangan mengatakan tidak mungkin, karena itu adalah penyakit pertama orang yang tidak mau maju. Madrasah harus berani berubah dan terus berupaya meningkatkan kualitasnya,” tegas Kakanwil.

 

Rangkaian pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan bantuan pendidikan serta mendorong madrasah untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)