Kemenag Jember Dorong Guru RA Melek Digital Lewat Workshop Shooting & Editing Video Pembelajaran

Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) menggelar Workshop Pelatihan Shooting dan Editing Video Pembelajaran yang Simple dan Baik untuk Guru RA, Rabu (4/3/2026) di Aula Utama Kantor Kemenag Jember. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru RA dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Jember bersama para pengawas pembinanya.

 

Workshop ini menghadirkan narasumber Dedy Tugas Mulyo Hadi Saputro, S.Kom, guru MAN 1 Jember yang memiliki pengalaman dalam produksi video pembelajaran dan pengolahan konten digital pendidikan. Pelatihan ini dirancang dengan metode 70 persen praktik dan 30 persen teori agar peserta dapat langsung mempraktikkan teknik pengambilan gambar serta editing video menggunakan perangkat sederhana seperti smartphone.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru RA dalam membuat media pembelajaran berbasis video yang sederhana namun berkualitas, sehingga materi pembelajaran dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari dasar-dasar video pembelajaran, teknik shooting menggunakan ponsel, hingga praktik editing video menggunakan aplikasi sederhana seperti CapCut.

Setiap peserta juga ditargetkan mampu menghasilkan minimal satu video pembelajaran berdurasi 1–3 menit yang siap digunakan sebagai media pembelajaran di lembaga masing-masing.

 

Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jember, Moh. Nurhuda, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di lingkungan RA.

 

Menurutnya, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Seksi Pendma, KKRA, dan KKG RA dalam mengembangkan program digitalisasi pembelajaran di madrasah.

 

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut memiliki pembagian peran yang jelas. KKG RA bertugas memahami materi pelatihan sekaligus menularkannya kepada para guru melalui kegiatan KKG di kecamatan masing-masing. Sementara itu KKRA berperan memantau serta memberikan dukungan dalam proses produksi video, mulai dari tahap shooting hingga editing.

 

“Para pengawas RA juga memiliki peran penting dalam mendampingi proses tersebut hingga benar-benar menghasilkan produk video pembelajaran yang baik, dengan kualitas gambar yang jelas dan suara yang baik,” jelasnya.

Lebih lanjut Nurhuda menegaskan bahwa Seksi Pendma bertugas memastikan seluruh lembaga RA di Kabupaten Jember nantinya mampu memproduksi video pembelajaran yang berkualitas. Video tersebut diharapkan diambil dari berbagai subtema pembelajaran yang terdapat dalam buku RA karya KKG, yang telah mengintegrasikan pendekatan deep learning dan kurikulum berbasis cinta.

 

“Ke depan, video-video pembelajaran tersebut akan dikompilasi dan diunggah melalui kanal YouTube Seksi Pendma Kemenag Jember, sehingga dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai media belajar,” tambahnya.

 

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini harus menghasilkan produk nyata, yaitu video pembelajaran yang benar-benar sesuai dengan praktik pembelajaran di lembaga RA.

 

“Kesimpulannya, pelatihan hari ini harus berbasis produk. Guru tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menghasilkan video pembelajaran yang baik, sederhana, dan sesuai dengan yang diajarkan di lembaga RA,” tegasnya.

 

Nurhuda juga menyampaikan bahwa Bimtek ini dilaksanakan secara gratis dan diikuti oleh perwakilan KKRA dan KKG RA dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jember, serta didampingi oleh para pengawas pembina masing-masing.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan para guru RA di Kabupaten Jember semakin siap menghadapi transformasi pembelajaran digital, sekaligus mampu menghadirkan media pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.

Accessibility