
Jember (Humas) --- Untuk kesekian kalinya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada insan pendidikan dan satuan kerja berprestasi. Penyerahan piagam dilaksanakan dalam rangkaian Apel Penghormatan Bendera pada Senin (19/1/2026) di halaman Kantor Kemenag Jember.
Penghargaan pertama diberikan kepada 14 Kepala Sekolah Piloting Program PAIS Berkarakter, sebagai bentuk penguatan komitmen pengembangan Pendidikan Agama Islam yang moderat, berkarakter, dan berdampak. Adapun penerima penghargaan tersebut meliputi: SMKN 2 Jember, SMKN 4 Jember, SMK Muhammadiyah 02 Paleran, SMKS Plus Nurul Ulum Panti, SMA Muhammadiyah 3 Jember, SMPN 1 Jember, SMPN 5 Jember, SMPN 11 Jember, SMPN 2 Mayang, SD Muhammadiyah 01 Tanggul, SDN Seputih 01 Mayang, SDN Tanggul Wetan 02, SDN Pace 02, serta TK Dharma Wanita 01 Slawu.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Pengawas, Guru PAI, dan Siswa yang berhasil menorehkan prestasi pada Ajang PAI Fair Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, yaitu:

Tidak hanya itu, Santoso, Kepala Kantor Kemenag Jember, juga menyerahkan penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur kepada satuan kerja di lingkungan Kemenag Jember yang berprestasi pada Kemenag Jatim Award Tahun 2025, yaitu:
Dalam amanatnya, Santoso secara khusus menyampaikan pesan dan harapan kepada 14 Kepala Sekolah Piloting Program PAIS Berkarakter agar terus menjadi lokomotif penguatan Pendidikan Agama Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Santoso menegaskan bahwa sekolah piloting memiliki peran strategis sebagai contoh praktik baik (best practice) dalam implementasi PAIS Berkarakter di lingkungan pendidikan formal. Ia berharap nilai-nilai religiusitas, moderasi beragama, integritas, disiplin, serta kepedulian sosial dapat diinternalisasikan secara konsisten dalam budaya sekolah, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam seluruh ekosistem pendidikan.
“Program PAIS Berkarakter ini bukan sekadar program administratif, melainkan ikhtiar bersama untuk menanamkan akhlak mulia, toleransi, dan semangat kebangsaan sejak dini. Saya berharap para kepala sekolah dapat menjadi penggerak utama, memberi teladan, serta memastikan keberlanjutan program ini agar berdampak nyata bagi peserta didik dan lingkungan sekolah,” pesan Santoso.

Lebih lanjut, ia juga berharap agar sekolah-sekolah piloting mampu menularkan praktik baik tersebut kepada satuan pendidikan lain, sehingga PAIS Berkarakter dapat berkembang secara luas dan menjadi kekuatan bersama dalam mencetak generasi Jember yang religius, moderat, berdaya saing, dan berkarakter.
Santoso juga menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan inovasi seluruh insan Kementerian Agama dan mitra pendidikan. Ia menegaskan bahwa prestasi bukan sekadar capaian personal, tetapi energi kolektif yang harus terus dijaga untuk meningkatkan kualitas layanan, pendidikan, dan penguatan karakter keagamaan di Kabupaten Jember.
“Penghargaan ini adalah penyemangat agar kita semua terus berinovasi, menjaga integritas, serta menghadirkan layanan dan pendidikan agama yang berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.