
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) menggelar rapat dinas bersama seluruh Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Jember. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat di Aula Kemenag Jember, Jumat (18/7/2025) dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Pendma Moh. Nurhuda, S.Ag., M.Pd.I., dan Analis SDM Aparatur Rudi Winarto, S.E., M.M. Rapat dinas ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja, dan membangun komitmen bersama dalam penguatan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Jember, Santoso, mengingatkan pentingnya menjaga citra positif Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Jember, terutama dalam penggunaan media sosial.
“Kita semua harus berhati-hati menjaga citra sebagai ASN Kemenag, terutama yang berhubungan dengan sosial media. Jangan sampai bikin blunder, baik pimpinan maupun bawahan,” ujarnya.
Santoso juga menekankan bahwa media sosial bukan hanya sumber risiko, tetapi juga peluang jika digunakan dengan bijak. “Jangan takut terhadap hal itu, ini juga bisa jadi peluang. Bila kita bisa memanfaatkan dengan baik, media sosial bisa membawa kita ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Santoso menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak perubahan dan peningkatan layanan di Kantor Kemenag Jember yang dapat dijadikan sebagai rujukan atau model oleh satuan kerja madrasah negeri dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Ia juga menegaskan pentingnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama dalam hal yang menyangkut hak-hak peserta didik seperti ijazah.
“Terkait layanan, jangan sampai viral karena hal-hal yang buruk. Terutama masalah ijazah, pastikan diberikan tepat waktu karena itu adalah hak siswa,” tegas Santoso.
Sementara itu, Analis SDM Aparatur, Rudi Winarto, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah poin strategis untuk memperkuat pembangunan Zona Integritas di lingkungan madrasah negeri:

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Pendma Moh. Nurhuda menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait pengelolaan dan pengembangan madrasah. Ia mengawali sambutannya dengan apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Jember menjadi tuan rumah PORSENI Madrasah se-Jawa Timur 2025. “Sukses sebagai tuan rumah, sukses sebagai penyelenggara, dan sukses sebagai juara umum di semua jenjang. Ini kado terindah untuk Bapak Drs. Anwarudin, M.Si. selaku Ketua Panitia yang akan purnabakti,” ucapnya bangga.
Menjelang tahun ajaran baru, Nurhuda menekankan pentingnya persiapan matang dari seluruh kepala madrasah, baik dalam peningkatan mutu pembelajaran maupun aspek kehati-hatian terhadap potensi masalah hukum, terutama yang terkait dana komite. Ia mengimbau agar setiap madrasah bersikap terbuka dan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) secara preventif.
Dalam aspek SDM, ia menyoroti kekurangan guru di madrasah negeri. “Rekrutmen guru honorer baru tidak diperkenankan, namun kita bisa mengoptimalkan guru DPK dari madrasah swasta sesuai kebutuhan, linieritas mapel, dan domisili. Untuk itu, silakan masing-masing madrasah menyusun Anjab dan ABK,” tegasnya.
Nurhuda juga menyoroti kembali pentingnya program “Gemma Sebulan” (Gerakan Madrasah Mengaji Sebulan) sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa. “Anak-anak perlu dites kemampuan mengajinya, dan bagi yang belum lancar harus diprioritaskan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Nurhuda menyampaikan bahwa siswa yang memiliki keunggulan dalam hafalan Al-Qur’an akan difasilitasi mengikuti ujian sertifikasi tahfidz. “Pendaftaran akan dibuka melalui Google Form. Ini bentuk apresiasi kita terhadap para penghafal Qur’an di madrasah,” tutupnya.
Rapat dinas ini ditutup dengan harapan agar seluruh madrasah negeri di Kabupaten Jember dapat memperkuat peran dan fungsinya sebagai lembaga pendidikan yang profesional, bersih, dan berintegritas tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.