Kemenag Jember Hadir untuk Guru dan Anak Yatim di Mayang — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 05 Desember 2025

Kemenag Jember Hadir untuk Guru dan Anak Yatim di Mayang

 

Jember (Humas) --- Kegiatan Kemenag Menyapa dan Membantu Sesama (KEMAS) kembali berlanjut. Pada hari ini, kegiatan dilakukan di tiga titik lokasi di Kecamatan Mayang, yaitu KUA Mayang, MI Nurur-Rohman, dan MI Nurul Hidayah. Hadir secara langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran untuk menyapa, bersilaturahmi, dan menyerahkan bantuan kepada 34 penerima manfaat yang terdiri dari tenaga pendidik dan anak didik.

 

Kegiatan KEMAS merupakan rangkaian dari Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, yang pada tahun ini difokuskan pada pendekatan humanis dengan menghadirkan Kemenag langsung ke tengah masyarakat tanpa seremoni berlebihan. Bantuan kali ini diberikan kepada guru dan anak yatim yang bersekolah di lingkungan Kemenag, sebagai bentuk kepedulian serta motivasi bagi mereka yang selama ini telah memberikan kontribusi bagi pendidikan dan akhlak generasi muda.

 

 

Kepala Kemenag Jember memulai kunjungan dengan berdialog dengan para pengawas madrasah dan Kepala KUA Mayang, Santoso menegaskan pentingnya kekompakan seluruh pegawai di tingkat kecamatan, baik dari unsur KUA maupun madrasah.

 

“Saya meminta kekompakan seluruh pegawai yang ada di area, baik dari madrasah maupun KUA. Jangan sampai pemegang tanggung jawab di tingkat kecamatan tidak saling mengenal. Kita ini satu keluarga besar Kementerian Agama,” tegas Santoso.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan fokus HAB Kemenag Jember tahun ini. Esensi terpenting bukanlah acara atau rangkaian protokoler, melainkan manfaat yang diterima oleh masyarakat.

 

“Kegiatan ini bermaksud untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Jadi yang terpenting adalah manfaat bagi penerima ini, bukan proses acaranya. Turun itu memberi, bukan berharap,” ujarnya.

 

 

Dalam pertemuannya dengan guru dan murid, Santoso menyampaikan rasa syukur dan apresiasi bahwa Kankemenag Jember dalam beberapa waktu terakhir meraih sejumlah penghargaan di bidang pendidikan. Ia mengatakan bahwa ini adalah hasil dari semua tenaga kependidikan madrasah di Jember.

 

Santoso juga memberi perhatian khusus kepada guru-guru yang bertugas di wilayah pedesaan, karena menurutnya tantangan mengajar di desa seringkali lebih besar dibandingkan di wilayah perkotaan.

 

 

Adapun pendekatan bakti sosial tahun ini adalah bentuk evolusi dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu guru-guru diundang ke kantor, tahun ini Kemenag Jember yang datang langsung ke madrasah dan KUA agar tidak merepotkan para pendidik.

 

Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berlangsung pada momentum HAB, tetapi akan terus berjalan sepanjang tahun sebagai bentuk keberlanjutan pelayanan Kemenag Jember.

 

“Tujuannya apa? Supaya kita semakin dekat dan para guru lebih termotivasi. Jadi yang penting adalah silaturahminya,” tutup Santoso.

 

 

Melalui kegiatan ini, Kemenag Jember berharap hubungan antara KUA, madrasah, dan masyarakat semakin hangat serta saling menguatkan. Bantuan juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru dan anak-anak yang menerima. Semoga silaturahmi seperti ini dapat terus terjaga, sehingga layanan dan kehadiran Kemenag benar-benar dirasakan manfaatnya oleh semua.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)