
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember kembali melanjutkan Program KEMAS (Kemenag Menyapa dan Membantu Sesama) sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Kali ini, kegiatan KEMAS digelar di Kecamatan Bangsalsari, tepatnya di MTsN 4 Jember, pada Rabu (17/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 orang penerima manfaat yang terdiri dari guru dan siswa menerima bantuan. Program KEMAS tidak hanya menjadi sarana penyaluran bantuan sosial, tetapi juga ruang silaturahmi, penguatan moral, serta penyemangat bagi insan pendidikan di lingkungan madrasah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejatinya Kementerian Agama ingin hadir langsung di lembaga dan tempat tugas masing-masing guru. Namun, keterbatasan waktu membuat kegiatan kali ini harus dilaksanakan secara terpusat.
“Sebenarnya kami ingin hadir langsung di lembaga masing-masing guru. Kami ingin menyapa dan melihat secara langsung kondisi Bapak dan Ibu di tempat tugasnya. Namun karena keterbatasan waktu, hari ini terpaksa dikumpulkan di satu tempat,” ungkap Santoso.
Lebih lanjut, Santoso menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki perhatian besar terhadap perjuangan para guru. Menurutnya, peran guru sangat fundamental dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan masa depan bangsa.

“Kami paham betul bagaimana perjuangan para guru. Kami-kami ini tidak mungkin bisa sampai di posisi sekarang tanpa jasa guru. Karena itu, melalui KEMAS kami ingin hadir, menyapa, dan berbagi,” tambahnya.
Santoso juga menegaskan bahwa Program KEMAS akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Kementerian Agama dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta memberikan perhatian nyata kepada insan pendidikan.
Kepada para siswa, Kepala Kemenag Jember memberikan motivasi agar terus semangat dalam menuntut ilmu dan tidak mudah menyerah dalam proses belajar.

“Untuk anak-anakku semua, teruslah belajar. Jangan pernah berhenti berusaha. Belajar itu jauh lebih penting daripada sekadar menjadi pintar,” pesannya.
Sementara itu, kepada para guru, Santoso berpesan agar senantiasa mengedepankan kesabaran dan kasih sayang dalam mendidik peserta didik.
“Untuk para guru, tetaplah bersabar dalam mendidik. Jangan mudah men-judge murid ketika mereka melakukan kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar,” tuturnya.
Melalui kegiatan KEMAS ini, Kementerian Agama Kabupaten Jember berharap dapat terus menumbuhkan nilai kepedulian, empati, dan kebersamaan, sekaligus menegaskan komitmen untuk selalu hadir, menyapa, dan membantu sesama, khususnya di lingkungan pendidikan madrasah.