Jember (Humas) – Program Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Jember terus mengalami perkembangan yang signifikan, dan sebuah evaluasi program yang mendalam perlu dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan agama Islam di tingkat SD dan SDLB.
Sehubungan dengan hal tersebut Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember pada hari Rabu, (11/10/2023), gelar giat Forum Group Discussion (FGD) yang menyoroti program "Tuntas Baca Tulis Al-Qur'an," pengembangan kurikulum merdeka, dan Program Pemberdayaan Kualitas Belajar (PPKB) guru PAI.
Acara tersebut dihelat di aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Jember dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dr. H. Najib Kusnanto, MSi selaku Plt. Kabid Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, serta Dra. Ida Zetty Mahmudah, M.Pd.I selaku Ketua Tim Pengembang Teknologi Pembelajaran PAI jenjang SD/SDLB Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur.
Acara FGD ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua dan Sekretaris Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD Kabupaten Jember, guru PAI SLB Negeri Jember, guru PAI SD yang pernah mengikuti Sertifikasi Standarisasi Metode Ummi, serta guru dan pengawas PAI SD yang menjadi pelatih daerah. Dalam FGD ini, mereka berdiskusi intensif untuk mengevaluasi program-program yang telah dijalankan serta merumuskan langkah-langkah perbaikan di masa depan.
Salah satu poin utama dalam evaluasi adalah program "Tuntas Baca Tulis Al-Qur'an." Program ini telah berjalan dengan baik, dan peserta FGD sepakat untuk terus meningkatkan kualitas dan efektivitasnya dalam mengajarkan siswa-siswa SD dan SDLB membaca dan menulis Al-Qur'an.
Pengembangan kurikulum merdeka juga menjadi sorotan dalam FGD. Dra. Ida Zetty Mahmudah, M.Pd.I menjelaskan tentang upaya-upaya pengembangan kurikulum yang lebih berfokus pada kreativitas guru dan kebutuhan siswa. Peserta FGD sepakat untuk mendukung dan mengimplementasikan pendekatan ini guna meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di tingkat SD dan SDLB.
Sementara itu, PPKB guru PAI juga menjadi fokus dalam FGD. Para peserta berdiskusi tentang metode pelatihan yang lebih efektif dan bagaimana mendukung guru PAI agar mampu memberikan pembelajaran agama Islam yang berkualitas.
Dr. H. Najib Kusnanto, MSi, selaku Plt. Kabid PAIS Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur, menyatakan bahwa evaluasi ini akan menjadi landasan bagi perbaikan dan peningkatan program Pendidikan Agama Islam di wilayah Jawa Timur. Seluruh peserta FGD berkomitmen untuk terus bekerja sama guna meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, menjadikan siswa yang lebih beriman, cerdas, dan berkarakter.
“Evaluasi bagi sebuah kegiatan itu menjadi penting karena evaluasi merupakan refleksi yang berhubungan dengan ketercapaian tujuan. Evaluasi berhubungan dengan output dan outcome, terutama berkaitaan dengan terbentuknya attitude yang baik” pungkas Najib Kusnanto.