
Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat melalui penguatan kerja sama di bidang kesehatan dan pelayanan kerohanian, sekaligus mendorong pengembangan budaya religius dan moderasi beragama di sekolah. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam Apel Bendera di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Kamis, 17 September 2026, yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd.
Salah satu penguatan layanan diwujudkan melalui perpanjangan kerja sama Kankemenag Jember dengan PT Rolas Nusantara Medika. Perjanjian yang ditandatangani Dr. Santoso bersama Direktur PT Rolas Nusantara Medika, dr. Syamsul Bahri, M.PH., M.KK., mengatur pengelolaan layanan kesehatan dengan masa berlaku tiga tahun, mulai 17 September 2026 hingga 17 September 2029. Ruang lingkupnya mencakup pelayanan kesehatan tingkat pertama dan lanjutan, pelayanan kegawatdaruratan, pemeriksaan penunjang, hingga edukasi kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Kankemenag Jember menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Citra Husada Jember untuk pelayanan kerohanian bagi pasien. Perjanjian ditandatangani Dr. Santoso bersama Direktur Rumah Sakit Citra Husada Jember, dr. Fatkhur Ruli Malik Qilsi, M.Kes., dengan cakupan berupa siraman rohani, konsultasi dan motivasi, serta bimbingan bagi pasien dalam kondisi kritis sesuai kebutuhan dan atas persetujuan pasien atau keluarganya.
Penguatan pelayanan juga berjalan beriringan dengan pembinaan kehidupan keagamaan di lingkungan pendidikan. Dalam apel tersebut, Kankemenag Jember memberikan penghargaan kepada sekolah yang menjadi Role Model Sekolah Moderasi Beragama (SMB) serta Role Model School Religious Culture (SRC) Tingkat Kabupaten Jember Tahun 2026. Sebanyak empat sekolah tercantum sebagai penerima penghargaan SMB, sedangkan 13 sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK menerima penghargaan SRC.
Penghargaan tersebut menempatkan sekolah bukan hanya sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai lingkungan yang membangun kebiasaan keagamaan dan kehidupan bersama yang saling menghormati. Melalui model sekolah tersebut, praktik baik diharapkan dapat menjadi referensi bagi satuan pendidikan lain dalam mengembangkan budaya religius yang tetap selaras dengan nilai keberagaman dan moderasi beragama.
Aspek pengembangan kompetensi aparatur turut mendapat perhatian. Delapan ASN menerima penghargaan atas kinerja dan komitmennya menyelesaikan pelatihan digital yang diselenggarakan BLSDM Komdigi Surabaya secara tepat waktu dengan hasil nilai tinggi. Apresiasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong ASN agar terus meningkatkan kapasitas digital, yang pada akhirnya mendukung pelayanan publik Kankemenag Jember agar semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui rangkaian tersebut, apel tanggal 17 tidak berhenti pada agenda kedisiplinan dan kebangsaan, tetapi menjadi ruang konsolidasi pelayanan. Kerja sama kesehatan menghadirkan akses pemeriksaan yang lebih dekat, pelayanan kerohanian memperluas dukungan kepada pasien rumah sakit, sedangkan pembinaan sekolah dan penguatan kompetensi ASN diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan yang diterima masyarakat Kabupaten Jember.