Kepala Kantor Kemenag Jember Tegaskan Komitmen Hadapi Penilaian Nasional Zona Integritas 2025 — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 12 Juni 2025

Kepala Kantor Kemenag Jember Tegaskan Komitmen Hadapi Penilaian Nasional Zona Integritas 2025

Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember mengikuti kegiatan penyampaian hasil penilaian internal dan persiapan penilaian nasional pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring oleh Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Kamis (12/6/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh satuan kerja (satker) Kemenag se-Indonesia ini bertujuan untuk menyampaikan hasil evaluasi penilaian internal sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadapi penilaian nasional Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Tim kerja Zona Integritas dan ASN Kemenag Kabupaten Jember mengikuti kegiatan ini dari aula utama Kantor Kemenag Jember. Mereka secara aktif menyimak arahan dan paparan yang disampaikan oleh jajaran Inspektorat Jenderal Kemenag RI, termasuk hasil penilaian internal yang menjadi acuan untuk perbaikan layanan ke depan.

Dalam arahannya, Plh. Inspektur Jenderal Kemenag RI, Aceng Abdul Aziz, menegaskan bahwa predikat WBK dan WBBM bukan sekadar label, melainkan representasi dari budaya kerja yang harus terus dibangun dan dipertahankan. “Predikat WBK-WBBM bukan garis akhir, tapi pijakan dalam membangun budaya organisasi yang sehat dan adaptif,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi satuan kerja yang telah berhasil lolos pada tahap penilaian nasional oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Namun, Aceng mengingatkan bahwa tantangan yang lebih besar justru terletak pada membuktikan bahwa hasil penilaian internal benar-benar pantas untuk melaju pada penilaian nasional.

“Penilaian nasional bukan hanya formalitas. Kita harus membuktikan bahwa integritas yang kita bangun memang nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam sesi penyampaian hasil, Plh. Inspektur IV memaparkan secara rinci capaian, kekuatan, serta catatan yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag. Hasil ini menjadi bahan refleksi bersama bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi panel yang menghadirkan empat narasumber, yakni Sekretaris Inspektorat Jenderal, Kepala Biro Ortala Setjen, Sekretaris Ditjen Pendis, dan Sekretaris BMPSDM. Panel yang dipandu oleh Siti Mudayaroh ini membahas strategi tindak lanjut hasil penilaian internal serta persiapan matang menuju penilaian nasional.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Santoso, menegaskan komitmen kuat satuan kerjanya dalam menghadapi proses penilaian nasional oleh KemenPANRB. “Kami siap melangkah ke tahap penilaian nasional dengan semangat kolektif dan komitmen tinggi dari seluruh jajaran,” ujar Santoso. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam penilaian internal merupakan hasil kerja keras bersama dan menjadi modal penting untuk menghadapi evaluasi nasional.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kantor Kemenag Jember untuk memperkuat budaya kerja “BERSINAR” (Bersih melayani, Santun, Inovatif, Akuntabel, dan Ramah), serta adaptif terhadap perubahan. Bersinar membangun citra positif Kemenag Jember sebagai lembaga yang amanah, melayani dengan hati, dan terus berkembang.

Penyampaian hasil penilaian dan persiapan menuju penilaian nasional ini merupakan bagian dari upaya Kemenag RI dalam memastikan seluruh satuan kerja mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

Sebagai informasi, Kantor Kemenag Jember merupakan salah satu dari 30 satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama yang dinyatakan lulus dalam proses penilaian internal oleh Tim Penilai Internal (TPI) Itjen Kemenag RI, dan layak diajukan untuk mengikuti tahap penilaian nasional WBK Tahun 2025 oleh Kementerian PAN-RB.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)