Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Jember. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (19/12/2024) di Aula PLHUT Kantor Kemenag Jember.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., yang didampingi oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nur Sholeh, M.Pd. Dalam arahannya, Santoso menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar lembaga demi menyukseskan pelaksanaan tugas-tugas strategis, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan haji dan umrah.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa semua dokumen dan persiapan administrasi terkait haji dan umrah berjalan dengan baik, terencana, dan tepat waktu. Kita semua memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” ujarnya.
Beberapa isu utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Rakor ini antara lain:
Santoso meminta seluruh Kepala KUA untuk memastikan bahwa dokumen haji calon jamaah, seperti paspor dan dokumen pendukung lainnya, telah tervalidasi dengan baik.
Kepala Kemenag Jember menegaskan pentingnya pembaruan data jamaah haji, sehingga informasi yang dimiliki oleh Kemenag selalu akurat dan terkini.
Proses pembuatan paspor dan bio visa jemaah haji menjadi salah satu perhatian utama. “Kita harus memastikan tidak ada hambatan dalam proses ini, sehingga semua jamaah dapat diberangkatkan sesuai jadwal,” tutur Santoso.
Kepala KUA diimbau untuk terus memantau dan melaporkan potensi praktik haji tidak resmi di wilayah masing-masing. “Kita harus melindungi masyarakat dari risiko penipuan atau penyalahgunaan dalam proses ibadah haji,” tegasnya.
Dalam upaya melindungi jamaah, Kepala Kemenag Jember meminta Kepala KUA untuk mensosialisasikan pentingnya memilih penyelenggara umrah yang memiliki izin resmi. Hal ini demi menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Rakor ini juga menjadi ajang evaluasi dan diskusi mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan. Kepala Kemenag Jember mengapresiasi dedikasi seluruh Kepala KUA dalam menjalankan tugasnya dan mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kita semua di sini adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, mari bersama-sama bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme demi kemaslahatan umat,” pungkas Santoso.
Nur Sholeh menambahkan bahwa partisipasi aktif dari Kepala KUA sangat diperlukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilih penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah yang terpercaya. “Kita harus melindungi masyarakat dari risiko yang ditimbulkan oleh travel-travel tidak berizin,” jelasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana Kepala KUA menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk usulan solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Jember dan Kepala KUA se-Kabupaten Jember dapat terus bersinergi demi keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang aman, nyaman, dan sesuai dengan regulasi.