Kepala Kemenag Jember Resmi Tutup PDWK PPMB bagi ASN, Tegaskan Komitmen Visi dan Nilai Dasar Kementerian Agama — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 24 April 2025

Kepala Kemenag Jember Resmi Tutup PDWK PPMB bagi ASN, Tegaskan Komitmen Visi dan Nilai Dasar Kementerian Agama

Jember (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., secara resmi menutup kegiatan Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) Penggerak Penguatan Moderasi Beragama (PPMB) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, pada Kamis (24/4/2025) bertempat di Aula Kemenag Jember.

Penutupan kegiatan ini dilaksanakan setelah Santoso memberikan materi tentang visi, misi, dan nilai dasar Kementerian Agama sebagai pondasi dalam menjalankan tugas dan pelayanan publik. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya ASN Kemenag memahami dan menginternalisasi nilai-nilai dasar Kementerian Agama, seperti integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.

“Moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi harus menjadi karakter dalam menjalankan tugas kita sebagai pelayan umat. ASN Kemenag harus menjadi garda terdepan dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman dalam bingkai NKRI,” tegas Santoso.

Dalam penutupan kegiatan, Santoso juga mengapresiasi semangat para peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh antusiasme. Ia berharap hasil pelatihan ini tidak hanya menjadi bekal pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam tugas sehari-hari di lingkungan kerja masing-masing.

“Kita berharap para peserta bisa menjadi penggerak moderasi beragama yang mampu menyebarkan semangat toleransi, inklusivitas, dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan PDWK PPMB ini terselenggara atas kerja sama antara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya dan Kantor Kemenag Jember, sebagai bagian dari upaya strategis peningkatan kapasitas ASN dalam mendukung program prioritas nasional di bidang keagamaan.

Pelatihan ini berlangsung dalam dua tahapan, yaitu secara daring (online) pada tanggal 14 hingga 15 April 2025, dan secara luring/klasikal pada tanggal 21 hingga 24 April 2025 yang bertempat di Aula Utama Kantor Kemenag Jember. Sebanyak 35 peserta dari unsur Kepala Urusan Tata Usaha dan Pengadministrasi madrasah, baik jenjang MA, MTs, maupun MI, turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Pada sesi pelatihan online, para peserta dibekali dengan materi mengenai Sistem Pelatihan Kementerian Agama yang disampaikan langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Japar, M.Pd. Selain itu, mereka juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang Konsep Moderasi Beragama Kementerian Agama dari Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan ini.

Memasuki sesi pelatihan klasikal, peserta mendapatkan berbagai materi aplikatif dan reflektif yang disampaikan oleh para widyaiswara BDK Surabaya, yakni Dr. H. Sholehuddin, M.Pd.I dan Zainul Arief, S.Pd., M.H., antara lain:

  1. Menalar keberagaman: Udar asumsi dan membangun perspektif
  2. Menalar keberagaman: Scenario thinking
  3. Menalar keberagaman: Analisis sosial menggunakan pendekatan gunung es dan proses U
  4. Landasan teologis moderasi beragama
  5. Internalisasi moderasi beragama dalam konteks Kementerian Agama
  6. Strategi penguatan moderasi beragama

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk ASN yang memiliki pemahaman yang utuh, inklusif, dan toleran terhadap perbedaan, serta mampu menjadi agen moderasi beragama di tengah masyarakat.

Santoso juga berharap agar hasil dari pelatihan ini tidak berhenti pada tataran pengetahuan semata, tetapi mampu diimplementasikan dalam setiap tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita harus terus menjadi teladan, menjaga harmoni, dan menciptakan ruang-ruang dialog antarumat beragama demi terwujudnya kehidupan yang rukun dan damai," pungkasnya.

Dengan resmi ditutupnya kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu membawa semangat dan nilai-nilai moderasi beragama ke lingkungan kerja masing-masing serta menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)