Kolaborasi Perkuat Layanan Haji dan Umrah: Kanwil Kemenag Jatim Gelar Edukasi, Informasi dan Komunikasi di Jember — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 08 Oktober 2025

Kolaborasi Perkuat Layanan Haji dan Umrah: Kanwil Kemenag Jatim Gelar Edukasi, Informasi dan Komunikasi di Jember

Jember (Humas) --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menyelenggarakan kegiatan Edukasi, Informasi, dan Komunikasi (EIK) terkait Umrah dan Haji Khusus di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember.

 

Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), perwakilan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta Penyuluh Agama Islam dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag Jember.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Mohammad As’adul Anam, M.Ag., bersama Ketua Tim Bina Umrah dan Haji Khusus, Eliana, M.HI. Turut memberikan sambutan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., serta Kepala Seksi PHU Kemenag Jember, Nur Sholeh, M.Pd.I.

 

Dalam sambutannya, Santoso menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Jawa Timur yang memilih Kabupaten Jember sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pembinaan. Ia menilai, kegiatan seperti ini sangat relevan dalam memperkuat kapasitas dan sinergi antarunit layanan Haji dan Umrah di daerah.

 

“Kabupaten Jember memiliki potensi besar dalam penyelenggaraan Haji dan Umrah. Maka, layanan kepada jamaah harus benar-benar diperhatikan agar pelaksanaannya berjalan optimal, profesional, dan mencerminkan nilai-nilai pelayanan,” ujarnya.

Santoso menegaskan pentingnya kolaborasi antara KUA, PPIU, dan Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat. Menurutnya, pembinaan spiritual merupakan aspek penting selain administrasi dan kesiapan fisik jamaah. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kesamaan persepsi dan komitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi umat.

 

Sementara itu, Mohammad As’adul Anam dalam arahannya menyampaikan bahwa pembentukan Kementerian Haji oleh Presiden merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fokus pelayanan publik di bidang Haji dan Umrah. Meski demikian, peran Kementerian Agama tetap krusial dalam pembinaan, informasi, dan pengawasan lapangan.

 

Ia menekankan pentingnya peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan memastikan kesiapan jamaah sebelum berangkat.

 

“PPIU bukan hanya memberikan layanan, tetapi juga memberikan pendidikan kepada masyarakat. Jangan sampai terjebak dalam praktik ‘perang harga’ yang justru merugikan jamaah,” tegasnya.

 

As’adul Anam juga mendorong agar masyarakat Jember memanfaatkan biro perjalanan resmi yang berizin dan berasal dari daerah sendiri. Menurutnya, hal ini akan memudahkan koordinasi jika terjadi kendala serta memperkuat ekonomi lokal.

 

“Mari kita jaga peluang besar ini dengan memberikan pelayanan yang serius, jujur, dan terbaik bagi masyarakat. Dalam setiap langkah, harus ada keseimbangan antara ikhtiar dan tawakkal,” pesannya menutup arahan.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Jember memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor dalam penyelenggaraan Haji dan Umrah. Sinergi antara Kemenag, KUA, PPIU, dan para Penyuluh diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepuasan jamaah.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat tata kelola penyelenggaraan Haji dan Umrah, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan nilai-nilai kerja BERSINAR — Bersih Melayani, Santun, Inovatif, Akuntabel, dan Ramah.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)