Jember (Humas) – Biro Organisasi Tata Laksana (Ortala) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI melaksanakan monitoring tindak lanjut hasil penilaian pendahuluan satuan kerja calon pilot project Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi, Bersih, dan Melayani (WBK-WBBM) Tahun 2024 pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember. Monitoring ini diselenggarakan pada hari Kamis (6/6/2024) di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Jember.
Dalam kegiatan ini, hadir Tim Monitoring dari Biro Ortala Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, yaitu Kristanto, S.Kom selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, dan H. Gusti, S.HI yang merupakan Penyusun Monitoring dan Evaluasi Kebijakan. Sedangkan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember turut hadir Rudi Winarto, SE, MM, Analis Kepegawaian Ahli Madya pada Sub Bagian Tata Usaha, dan Tim Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).
Acara ini bertujuan untuk memonitor dan mengevaluasi tindak lanjut dari hasil penilaian pendahuluan yang telah dilakukan sebelumnya. Diharapkan melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember dapat memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan untuk menjadi pilot project Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi, Bersih, dan Melayani (WBK-WBBM) Tahun 2024.
Dalam sambutannya, Kristanto, S.Kom menyampaikan pentingnya komitmen dan kerjasama dari seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Jember dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi, Bersih, dan Melayani (WBK-WBBM). "Kita harus memastikan setiap langkah yang diambil sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan agar tujuan kita dapat tercapai," ujarnya.
Sementara itu, H. Gusti, S.HI menekankan pentingnya evaluasi berkala dan peningkatan kualitas layanan publik sebagai bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. "Monitoring ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebagai langkah konkret untuk memastikan bahwa reformasi birokrasi berjalan dengan baik," tegasnya.
Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember dapat lebih siap dan matang dalam melaksanakan program-program reformasi birokrasi serta menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam mencapai predikat WBK-WBBM.
Acara berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan diskusi serta tanya jawab antara Tim Monitoring dengan Tim PMPZI untuk membahas lebih lanjut mengenai langkah-langkah strategis yang perlu diambil ke depan.