Jember (Humas) --- Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Jember menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang fokus pada penulisan buku peta wilayah moderasi beragama. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Muhammad Muslim.
Acara Rakor yang berlangsung di Aula Utama Kantor Kemenag Jember pada hari Rabu (4/9/2024) tersebut dihadiri para penyuluh agama se-Kabupaten Jember, yang berkumpul untuk membahas secara mendalam mengenai peta wilayah moderasi beragama di Jember. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam upaya mewujudkan kerukunan umat beragama dan menjaga kondusivitas wilayah.
Cecep Hendrik Adiatna selaku Ketua PD IPARI Kab. Jember menyampaikan bahwa penulisan Buku Peta Wilayah Moderasi Beragama ini bertujuan untuk:
Muhammad Muslim selaku Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif PD IPARI Jember dalam menggelar Rakor ini. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor kemenag Kab. Lumajang menegaskan pentingnya peran penyuluh agama dalam menjaga kerukunan umat beragama dan membangun masyarakat yang moderat.
“Buku Peta Wilayah Moderasi Beragama ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas keagamaan. Dengan adanya peta ini, kita dapat lebih fokus dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang membutuhkan,” ujar Muhammad Muslim.
Dalam Rakor ini, para peserta juga melakukan diskusi kelompok untuk membahas berbagai isu terkait moderasi beragama di wilayah masing-masing. Hasil dari diskusi kelompok ini akan menjadi bahan masukan dalam penyusunan Buku Peta Wilayah Moderasi Beragama.
Diharapkan dengan ditulisnya Buku Peta Wilayah Moderasi Beragama ini, Kabupaten Jember dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan kerukunan umat beragama dan membangun masyarakat yang toleran.