
Jember (Humas) – Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya kembali menggelar program unggulan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru-guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di wilayah Jawa Timur. Melalui DIPA Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Surabaya Tahun Anggaran 2024 Nomor: SP DIPA-025.11.2.425381/2024, program Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) dengan Nama Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka digelar dengan pola blended.
Program pelatihan yang berlangsung di Ruang Multimedia MAN 1 Jember ini diikuti oleh 40 guru MTs yang masing-masing merupakan pengampu mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Akidah Akhlak, Fikih, dan Al-Quran Hadis. Setiap mata pelajaran diwakili oleh 5 orang guru yang belum pernah mengikuti diklat sejenis sebelumnya, menunjukkan komitmen mereka untuk terus mengembangkan diri dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Waktu pelaksanaan pelatihan dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada tanggal 24 hingga 26 April 2024, diikuti dengan sesi tatap muka atau klasikal yang akan berlangsung mulai tanggal 30 April hingga 3 Mei 2024. Kombinasi antara pembelajaran daring dan tatap muka diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi para peserta, serta memastikan mereka dapat mengaplikasikan materi yang dipelajari secara efektif di lingkungan sekolah masing-masing.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kab. Jember, Ahmad Tholabi, dalam sambutannya menyatakan harapannya agar program pelatihan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di wilayah Jember. "Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat mereka terapkan dalam pembelajaran di madrasah masing-masing," ujarnya.
Para peserta pelatihan juga bersemangat menyambut program ini sebagai sarana untuk terus meningkatkan profesionalisme mereka dalam mengajar. Mereka menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan segala pengetahuan dan keterampilan yang didapat demi meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka ini menjadi salah satu upaya nyata Balai Diklat Keagamaan Surabaya dalam mendukung pemerintah dalam mewujudkan visi pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan zaman. Diharapkan, melalui program-program seperti ini, pendidikan keagamaan di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.