Pelayanan BERSINAR! Kemenag Jember Siapkan ASN Ramah Disabilitas — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 01 September 2025

Pelayanan BERSINAR! Kemenag Jember Siapkan ASN Ramah Disabilitas

Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Disabilitas bagi penyandang tuna netra dan tuna rungu, yang digelar di Aula Kantor Kemenag Jember, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh anggota tim Zona Integritas, petugas kebersihan, petugas keamanan (Satpam), serta perwakilan dari berbagai madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kemenag Jember.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag Jember dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

 

“Pelatihan ini bukan semata-mata untuk mengejar predikat WBK/WBBM, tetapi sebagai bukti bahwa Kemenag Jember selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Kami terus mengevaluasi diri dan melakukan perbaikan, dan pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya tersebut,” ujar Santoso.

 

Pada sesi pertama, Tri Astini, S.Pd dari SLB Negeri Jember membekali peserta dengan keterampilan komunikasi efektif untuk penyandang tuna rungu. Ia menjelaskan bahwa tuna rungu memiliki hak yang sama dalam berinteraksi dengan masyarakat, hanya metode komunikasinya yang berbeda.

 

Peserta diperkenalkan pada penggunaan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), serta diajarkan teknik memanfaatkan gerak tubuh, ekspresi wajah, dan tulisan saat komunikasi verbal kurang efektif. Melalui praktik langsung, peserta belajar bagaimana memberikan pelayanan yang inklusif, komunikatif, dan humanis.

Sesi kedua dipandu oleh Riva Akmaliah Amanda, juga dari SLB Negeri Jember, yang membahas layanan ramah dan etis bagi penyandang tuna netra. Riva memperkenalkan berbagai jenis tuna netra, mulai dari parsial hingga total, serta mengajarkan teknik mendampingi yang tepat, seperti cara memandu, membantu membuka pintu, mengarahkan ke kendaraan, hingga menyajikan makanan. Prinsip utama yang ditekankan adalah keamanan, kenyamanan, dan komunikasi yang jelas.

 

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari peserta. Denop Saputra, petugas Satpam Kemenag Jember, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru baginya dalam memberikan pelayanan kepada kelompok rentan.

 

Sementara itu, Fauziah, Koordinator PTSP Kemenag Jember, menilai pelatihan ini memperkuat fondasi pelayanan publik yang inklusif.

 

“Pelatihan ini memberikan bekal penting agar layanan di Kemenag Jember semakin BERSINAR — Bersih Melayani, Santun, Inovatif, Akuntabel, dan Ramah,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Subhan Zain, Kepala KUA Wuluhan. Ia mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan ini dan menyebut ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan di KUA serta dibagikan kepada rekan-rekan kerjanya.

 

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Kemenag Jember menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya pelayanan inklusif, humanis, dan berintegritas. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan zona integritas menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

 

Kemenag Jember berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan agar budaya pelayanan BERSINAR dapat diterapkan oleh seluruh ASN dan pegawai, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)