
Jember (Humas Kemenag) --- Suasana haru memenuhi Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember saat 23 pegawai resmi mengikuti Pelantikan PPPK Tahap II Optimalisasi dan Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Kementerian Agama, Kamis (27/11/2025). Pelantikan berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom, terhubung langsung dengan Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, tempat prosesi utama diselenggarakan.
Momen ini menjadi titik awal perjalanan baru bagi para aparatur Kemenag yang telah menempuh proses panjang sejak seleksi hingga akhirnya dinyatakan lulus. Sebagai kementerian dengan amanah besar dalam urusan keagamaan dan layanan publik, bertambahnya pegawai baru ini diharapkan memperkuat transformasi layanan di unit-unit kerja.
Dalam laporannya, Kepala Biro SDM Kementerian Agama, Wawan Djunaedi, menyampaikan bahwa secara nasional terdapat 2.702 pegawai yang lulus Optimalisasi PPPK Tahap II, serta 7.118 pegawai lainnya ditetapkan sebagai PPPK Paruh Waktu.
“Termasuk di lingkungan Kemenag Jember, terdapat 2 pegawai yang dinyatakan lulus Optimalisasi PPPK Tahap II, sementara 21 pegawai lainnya menerima SK sebagai PPPK Paruh Waktu. Semoga para pegawai baru ini mampu memperkuat kinerja layanan dan transformasi birokrasi Kementerian Agama,” ujarnya.

Usai pelantikan, suasana haru semakin terasa saat para pegawai yang hadir menyampaikan rasa syukur mereka. Babuniyanto, pegawai dari KUA Sumberjambe, mengungkapkan bahwa pelantikan ini menjadi jawaban dari penantian panjang.
“Alhamdulillah akhirnya sampai juga ke hari ini. Prosesnya panjang, tapi kami bersyukur bisa dilantik,” tuturnya penuh haru.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama menekankan pentingnya komitmen, profesionalisme, dan integritas bagi seluruh pegawai yang baru dilantik.
“Lakukan yang terbaik, Tuhan pasti melihat. Jadilah PPPK Paruh Waktu maupun optimalisasi yang profesional, komitmen, terus tumbuh, dan terus belajar,” pesannya.
Sekjen juga mengingatkan agar setiap pegawai tidak bekerja sekadarnya, tetapi memiliki visi yang lebih jauh.
“Tetap punya visi dan cita-cita. Kita tidak pernah tahu takdir kita sepuluh tahun ke depan,” tegasnya.
Ia menutup arahannya dengan ajakan untuk menjaga marwah Kementerian Agama dan mewujudkan layanan publik yang lebih berkualitas.
“Mari kita tumbuh bersama, sejahtera bersama, dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya menegaskan optimisme bersama.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Kementerian Agama, khususnya Kemenag Jember, untuk menghadirkan layanan publik yang lebih profesional, modern, dan berintegritas, sejalan dengan semangat transformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.