Perkuat Pelayanan Prima, Kemenag Jember Bekali Satpam dan Pramu Kantor dengan Budaya 5S dan 3K — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 25 Juli 2026

Perkuat Pelayanan Prima, Kemenag Jember Bekali Satpam dan Pramu Kantor dengan Budaya 5S dan 3K

 

Jember (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pembinaan terhadap seluruh unsur pendukung layanan. Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Faisol Abrari, M.Pd.I., memberikan briefing kepada lima petugas satuan pengamanan (Satpam) dan dua petugas pramu kantor atau office boy (OB), Selasa (21/7/2026).

Briefing yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember tersebut mengangkat tema “Peran Satpam dan OB dalam Mewujudkan Pelayanan Prima dan Zona Integritas.”

Dalam arahannya, Faisol Abrari menegaskan bahwa pelayanan prima tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), tetapi merupakan tanggung jawab seluruh unsur yang berada di lingkungan kantor. Satpam dan petugas pramu kantor memiliki peran strategis karena berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta turut menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib.

“Satpam dan petugas pramu kantor merupakan bagian penting dari wajah pelayanan Kementerian Agama. Keramahan, kesiapsiagaan, kebersihan, dan kepedulian mereka sangat menentukan kesan pertama masyarakat terhadap kantor ini,” jelasnya.

Kepada para petugas Satpam, Faisol menekankan peran sebagai “Garda Terdepan Keamanan dan Pelayanan.” Selain menjaga keamanan aset, tamu, dan lingkungan kantor, Satpam juga harus mampu memberikan pelayanan yang ramah serta membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan.

Satpam diharapkan tidak hanya berjaga, tetapi juga aktif menyambut tamu, menanyakan kebutuhan mereka, memberikan arahan menuju ruang pelayanan, serta menjelaskan alur layanan PTSP secara singkat dan jelas.

Untuk mendukung pelayanan tersebut, para petugas Satpam diminta menerapkan budaya 5S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Senyum mencerminkan keramahan, sapa menunjukkan kepedulian, salam menjadi bentuk penghormatan, sedangkan sikap sopan dan santun harus diterapkan ketika berkomunikasi dengan seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun kepentingannya.

Ketegasan dalam menjaga keamanan juga harus tetap dilakukan secara humanis. Oleh karena itu, petugas Satpam diingatkan untuk menghindari perilaku yang dapat menurunkan kualitas pelayanan, seperti bermain telepon genggam saat bertugas, tidur ketika berjaga, merokok sembarangan, bersikap pasif, maupun memilih-milih tamu yang akan dilayani.

 

Sementara itu, petugas pramu kantor diarahkan untuk menjalankan perannya sebagai “Penjaga Kebersihan dan Kenyamanan Pelayanan.” Kebersihan ruang tunggu, toilet, musala, halaman, serta fasilitas pelayanan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kantor yang nyaman dan representatif.

Petugas pramu kantor juga diminta memastikan ketersediaan air minum dan tisu, menjaga tempat sampah agar tidak penuh, membantu menata kursi ketika terdapat kegiatan, serta memberikan perhatian khusus kepada tamu lanjut usia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan.

Dalam pelaksanaan tugasnya, petugas pramu kantor dibekali prinsip 3K, yakni Kebersihan, Kecepatan, dan Keramahan. Kebersihan harus dijaga secara konsisten sebagai bagian dari nilai keimanan dan profesionalitas. Kecepatan diwujudkan dengan segera membersihkan sampah, lantai yang kotor, maupun fasilitas yang memerlukan penanganan. Adapun keramahan ditunjukkan melalui tegur sapa, kepedulian, serta kesediaan membantu masyarakat mendapatkan tempat duduk dan kenyamanan selama berada di kantor.

Faisol juga mengingatkan agar petugas pramu kantor tidak membuang sampah sembarangan, bersikap acuh ketika melihat fasilitas yang kotor, ataupun duduk-duduk tanpa aktivitas pada saat jam kerja.

Melalui briefing tersebut, diharapkan seluruh petugas Satpam dan pramu kantor semakin memahami bahwa pekerjaan mereka bukan sekadar menjalankan tugas rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun Zona Integritas serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.

Komitmen tersebut dirangkum melalui motto kerja Satpam, yaitu “Aman, Ramah, Siap Melayani,” serta motto petugas pramu kantor, “Bersih, Cepat, Tulus Melayani.”

Dengan keamanan yang terjaga, lingkungan yang bersih, serta pelayanan yang ramah dan humanis, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, nyaman, inklusif, dan sejalan dengan semangat budaya kerja BERSINAR.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)