
Jember (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus arahannya saat bertindak sebagai pembina pada apel bendera yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Jember, Senin (17/02/2025).
Dalam kesempatan tersebut, beliau menggarisbawahi beberapa poin penting terkait program dan kebijakan strategis yang tengah menjadi perhatian utama Kementerian Agama, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Santoso menekankan pentingnya penerapan konsep pendidikan ramah anak di seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. “Kita harus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi maupun kekerasan terhadap anak. Guru dan tenaga pendidik harus menjadi teladan dan memberikan rasa aman bagi peserta didik,” ujarnya.
Beliau juga meminta seluruh elemen pendidikan, termasuk kepala madrasah dan guru, untuk aktif berkolaborasi dengan masyarakat dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi, baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.
Lebih lanjut Santoso mengingatkan seluruh pegawai dan unit kerja di lingkungan Kemenag Jember untuk turut berperan aktif dalam pencegahan serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Kita harus menjadi bagian dari solusi, dengan memberikan pendampingan, sosialisasi, serta kerja sama dengan lembaga terkait agar korban kekerasan mendapatkan perlindungan yang maksimal,” tegasnya.
Dalam kaitannya dengan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI), Santoso menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PMPZI di Kantor Kemenag Jember. Beliau juga menekankan pentingnya persiapan dini untuk memperluas pembangunan Zona Integritas di seluruh satuan kerja.

“Zona Integritas bukan sekadar predikat, tetapi budaya kerja yang harus diterapkan. Saya berharap semua satuan kerja di lingkungan Kemenag Jember mulai mempersiapkan diri dari sekarang, karena pembangunan Zona Integritas adalah langkah penting untuk meningkatkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel,” imbuhnya.
Pada sesi akhir arahannya, Santoso mengingatkan seluruh pegawai Kemenag Jember untuk memberikan informasi yang jelas dan komprehensif kepada masyarakat terkait pelunasan biaya perjalanan ibadah haji tahun 1446 Hijriah. “Pastikan jamaah calon haji mendapatkan pelayanan terbaik. Koordinasi antar-seksi harus solid agar seluruh tahapan pelunasan berjalan lancar,” tuturnya.
Santoso menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh jajaran Kemenag Jember terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Mari kita bekerja bersama, bersinergi, dan berkomitmen untuk menjadikan Kantor Kemenag Jember sebagai institusi yang berintegritas, profesional, dan melayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya.
Ada momen istimewa pada apel bendera kali ini, di saat Kepala Kantor Kemenag Jember menyerahkan piagam penghargaan dari Bupati Jember, Hendy Siswanto, kepada Kepala MIS Miftahul Huda Kecamatan Rambipuji yang telah meraih predikat Sebagai Sekolah menuju Satuan Pendidikan Ramah Anak, yang turut berpartisipasi, bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya pemberdayaan perempuan, pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Jember tahun 2024.
Apel bendera ini berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diikuti oleh seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Kantor Kemenag Jember.