Sekolah Moderasi Beragama Dorong Penguatan Nilai-Nilai Toleransi di Kalangan Siswa MAN dan MTsN Di Kabupaten Jember — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember
Beranda / Berita / Detail
Bagikan
Berita 06 November 2024

Sekolah Moderasi Beragama Dorong Penguatan Nilai-Nilai Toleransi di Kalangan Siswa MAN dan MTsN Di Kabupaten Jember

Jember (Humas) --- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UINKHAS) Jember berkolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember menggelar kegiatan Sekolah Moderasi Beragama bagi 140 siswa-siswi MAN dan MTsN se-Kabupaten Jember. Kegiatan ini berlangsung di Aula Utama Kantor Kemenag Jember hari Rabu (6/11) dan menghadirkan dua narasumber berpengalaman Dr. H. Shoni Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I, Kepala Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember, dan Dr. Moh. Dasuki, M.Pd.I, fasilitator moderasi beragama.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang moderasi beragama di kalangan siswa, serta mendorong peran generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan di masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar moderasi beragama, pentingnya peran pemuda dalam mengimplementasikan moderasi beragama di lingkungan sosial, strategi mengatasi ekstremisme dan radikalisme, serta penerapan nilai-nilai moderasi dalam Al-Qur'an dan Hadis sebagai landasan pembentukan karakter siswa yang moderat.

Dr. H. Shoni Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I, dalam materinya, menekankan pentingnya sikap moderat bagi para siswa dalam menghadapi perbedaan pandangan dan latar belakang agama di lingkungan mereka.

“Moderasi beragama bukan hanya soal toleransi, tetapi juga kemampuan untuk hidup berdampingan dan memahami bahwa perbedaan adalah bagian dari kehidupan yang harus kita rawat dengan baik,” ungkapnya.

Tak hanya teori, peserta juga diajak memahami nilai-nilai moderasi dalam Al-Qur'an dan Hadis yang relevan dalam pembentukan karakter siswa. Antusiasme tampak dari para siswa yang aktif mengikuti sesi dialog interaktif, bahkan beberapa siswa mencoba menjawab pertanyaan dari peserta lainnya.

Harapan besar dari kegiatan ini adalah terciptanya generasi muda yang mampu menjadi agen perdamaian di masyarakat, yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam bingkai keberagaman. Kepala Kantor Kemenag Jember, Santoso juga mengungkapkan harapannya bahwa para siswa dapat menjadi contoh teladan dalam menolak radikalisme serta mempraktikkan ajaran agama yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi MAN dan MTsN di Kabupaten Jember memiliki pemahaman dan sikap yang lebih moderat dalam beragama, serta mampu berkontribusi positif bagi keharmonisan sosial di lingkungan mereka.

Bagikan: WA FB
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas
Ukuran Teks
Tema
Keterbacaan
Kurangi Animasi
Baca Teks (TTS)