
Jember (Humas) --- Usai melakukan kunjungan monitoring ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 6 Jember yang berlokasi di Jalan Dr. Soebandi No. 29, Kreongan Atas, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd., melanjutkan agenda dengan memberikan pembinaan kepada Ketua FKG, KKG, dan MGMP jenjang SMP, SMA, dan SMK serta Pengawas PAI se-Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember pada Rabu (8/4/2026) tersebut turut dihadiri oleh Kepala Seksi PAI Kemenag Jember, Edy Sucipto, M.Pd.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Edy Sucipto menyampaikan bahwa pencairan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) di Kabupaten Jember secara umum berjalan sesuai rencana dan telah terselesaikan. Namun demikian, ia mengakui adanya keterbatasan kemampuan keuangan anggaran, sehingga pencairan bagi guru PNS baru dapat dilakukan selama 6 bulan, sementara bagi PPPK selama 4 bulan.
“Kondisi ini terjadi karena pada saat pengusulan anggaran, data Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) yang lulus PPG baru diterima pada bulan November. Demi rasa keadilan, anggaran TPP yang seharusnya untuk satu tahun juga dialokasikan kepada guru yang lulus PPG tahun 2025,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Jember terus berupaya mengusulkan pemenuhan kebutuhan anggaran GPAI agar ke depan dapat terpenuhi secara optimal. Selain itu, berbagai program strategis tetap dikawal pelaksanaannya, di antaranya uji tahfidz bagi siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK, program piloting Sekolah Berkarakter yang telah ditetapkan Kanwil sebanyak 14 sekolah dari berbagai jenjang, serta pemetaan Sekolah Moderasi Beragama dan School Religious Culture (SRC).
Tak hanya itu, Kabupaten Jember juga mencatat capaian membanggakan dengan raihan jumlah viewer tertinggi dalam kegiatan “Ngabuburit Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Bidang PAIS Jawa Timur.
Sementara itu, dalam arahannya, Dr. Moh. Amak Burhanudin menekankan pentingnya peran aktif pengawas PAI dalam penguatan pembinaan keagamaan di sekolah, termasuk mendorong keterlibatan sebagai khatib Jumat di lingkungan Sekolah Rakyat.
Ia juga mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih dan mendorong adanya pemberian penghargaan berupa piagam bagi peserta berprestasi dalam program PAIS Love. Selain itu, ia meminta dilakukan pendataan terhadap GPAI yang telah berpartisipasi dalam program penanaman pohon sebagai bagian dari penguatan karakter dan kepedulian lingkungan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya implementasi program “PAI Berwatak” dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia. Terkait kesejahteraan guru, ia menyampaikan kabar baik bahwa pencairan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) GPAI telah berhasil direalisasikan sebelum Hari Raya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan sinergi antara pengawas, guru, dan pemangku kebijakan semakin kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di Kabupaten Jember.